Selasa, 09 Juli 2019

Praktik Perjudian di Kabupaten Malaka, Makin Marak di Pusat Kota Betun.



Malaka - HarianMerdekaPost.com

Diduga Pemerintah setempat dan aparat keamanan membeking perjudian berupa judi Sabung Ayam di Bakateu, Kecamatan Malaka Tengah, Selasa 9 Juli 2019


Informasi yang diperoleh Tim Harian Merdeka Post, praktek perjudian berupa judi sabung ayam, bola guling, judi dadu (kuru-kuru, dalam bahasa setempat) dilakukan di tengah pemukiman warga bakateu, setiap hari. 

Akibatnya, banyak anak-anak usia sekolah yang datang menonton bahkan ikut berjudi. Tak hanya itu, judi kupon putih di Kobalima dan Malaka Tengah pun kian meraja. 

Sumber Timorpost.com di Betun, Ibukota Kabupaten Malaka yang meminta namanya tidak dipublikasi karena alasan dirinya adalah aparat bergolongan kecil meminta untuk mempublikasikan praktek perjudian ini.

Menurutnya, jika tidak ada upaya serius dan masif maka praktek perjudian itu akan terus terjadi dan makin menjadi-jadi.

“Tolong dipublikasi karena judi semakin marak di Betun, Tepatnya di Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah,” tegasnya

Dijelaskannya, perjudian di tengah perkampungan itu  antara lain sabung ayam, dadu, bola guling, kupon putih dan lainnya. Dia juga mengirimi foto-foto perjudian yang baru saja terjadi.

Biasanya, kata Sumber ini, perjudian dimulai sekitar pukul 15.00 wita sampai menjelang keesokan paginya, sedangkan untuk jenis kupon putih berjalan setiap hari. 

“Ini sangat meresahkan. Mereka mulai sore hari sampai besok paginya. Banyak anak kecil yang masih sekolah ikut bermain,” ungkapnya

Sumber ini menduga, praktek perjudian ini sengaja dibiarkan aparat keamanan agar bisa mendapatkan pungutan-pungutan liar.

“Bahkan ada informasi bahwa ada oknum polisi yang backing. Tapi ini hanya informasi saja. Kita heran mengapa ini dibiarkan saja oleh aparat,” ujarnya.

Sumber ini juga mengatakan, praktek perjudian ini sudah mendapat perhatian dari pemerintah kecamatan dan tokoh agama namun masih saja tetap terjadi.

“Kami dengar bapak camat dan romo deken sangat membenci praktek judi ini. Beliau paling tidak suka tapi herannya tetap terjadi,” ungkap sumber ini.


Kapolsek Malaka Tengah, AKP Alnofirwan Zaputra hingga berita ini diterbitkan belum berhasil di konfirmasi, beberapa kali mencoba dihubungi Tim Harian Merdeka Post, akan tetapi nomor tersebut sudah digunakan, alias salah nomor.(N.L)

0 komentar:

Posting Komentar