Minggu, 07 Juli 2019

"Dua Anak Kecil Menggunakan Momen ETMC 2019 Di Malaka"



Malaka - HarianMerdekaPost.com

Sejak pembukaan ETMC kemarin, kota Betun ibukota Kab. Tiba-tiba, pengunjung sangat ramai dari berbagai daerah. Hampir semua kabupaten di NTT mengirim tim mereka untuk berpartisipasi dalam ETMC di Malaka, pada hari Jumat, 5 Juli 2019


Maka tak heran, lapangan umum kota Betun dalam dua hari terakhir dan 3 minggu ke depan akan sangat ramai.

Tahun ini Malaka dipercaya untuk menjadi tuan rumah bola yang sangat bergengsi di NTT. Malaka adalah kabupaten baru di provinsi NTT, tetapi Pemerintah Malaka menerima, mengisi, dan melayani tamu dari kamar-kamar lain dengan sangat baik, ini luar biasa.

Melihat hiruk pikuk langkah ini, dua pemuda Malaka, Luruk (10) dan Abuk (11), memanfaatkan momen ini dengan menjual kacang unggas di sekitar lapangan untuk para penonton.
Dengan semangat tinggi, mereka menyerang hawa dingin Malaka malam dengan menjajakan kacang rebus.

Harga per tumpukan kacang rebus Rp. 5000. Menurut mereka berdua, kemarin pada pembukaan ETMC, mereka masing-masing bisa menjual 50 karung kacang tanah. Adapun hari ini, mereka hanya menjual belasan karung kacang rebus. 
Ini adalah kemerdekaan besar suatu bangsa. 

Apa yang mereka berdua lakukan adalah niat pribadi dari orang tua. Secara kebetulan, mereka memanfaatkan waktu luang ini dan menyesuaikan diri dengan ETMC yang diadakan di Kabupaten Malaka.

Jadi kacang yang mereka jual adalah kebun kacang mereka. 
Ketika ditanya, "Ade sama-sama membentuk tim?"
"Manu meo Malaka" jawab mereka berdua kompak, dengan senyum malu-malu.

Semangat menjual dua saudara laki-laki .. 
Keberadaan EMTC, ada juga nilai tambah bagi masyarakat Malaka, khususnya roda ekonomi Kabupaten Malaka. (Raebesi)

0 komentar:

Posting Komentar