Kamis, 09 Mei 2019

Ormas Pagar Jati DPC Se Madura, Soroti TPT Ambrol di Desa Kodik Proppo




PAMEKASAN, Harianmerdekapost.com - Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), yang anggarannya bersumber dari  DD (dana desa) tahun anggaran 2018 dengan volume pekerjaan 503 meter dan anggaran sebesar Rp 221.343.000. Di Dusun Glugur Desa Kodik Kecamatan Proppo, Pamekasan Jawa Timur. 


Disinyalir asal-asalan dan diduga tidak sesuai dengan RAB kontruksi bangunan yang seharusnya lebar 30 cm dan kedalaman 40 cm setelah di check tidak sesuai realita.

Hal ini mengundang geram dari, Zainal Arif Pimpinan Ormas Pagar Jati (Paguyuban Arek Jawa Timur) DPC Se-Madura, dirinya mengutuk keras pekerjaan TPT di Dusun Glugur Desa Kodik Proppo tersebut karena sebelum mencapai masa 2 tahun setelah selesai pengerjaan, proyek itu sudah ambruk dan hancur.

"Saya, mengutuk keras, pekerjaan TPT yang ada di Desa Kodik tersebut,"ujarnya kepada Harianmerdekapost, Kamis (9/5/19).

Dirinya menduga, pekerjaan ini adalah bentuk kejahatan korupsi yang terencana lewat manfaat program yang digelontorkan pemerintah.

"Saya duga ini adalah bentuk kejahatan korupsi yang direncanakan, mas," imbuhnya

Lebih dalam Zainal Arifin, menjelaskan bahwa, Pekerjaan TPT yang amburadul ini akan dirinya kawal keranah hukum, agar para kontraktor nakal bisa jera dan tidak lagi seenaknya memangkas dana program pemerintah.

"Temuan ini akan kami kawal keranah hukum, biar tidak lagi kontraktor nakal seenak perutnya memangkas program pemerintah," pungkasnya. 
(Jurnalis. Moh. Bahri)

0 komentar:

Posting Komentar