Minggu, 05 Mei 2019

Bentuk Protes Kepada Pemkab Pamekasan, Warga Blumbungan Memblokade Jalan Dengan Tanam Pohon Pisang




PAMEKASAN, Harianmerdekapost.com - 
Aksi kekecewaan terhadap Pemkab Pamekasan, Rakyat Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Melakukan protes dengan melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan. Ahad. (05/05/2019)

Puluhan warga dari lima rukun tetangga
diantaranya, Dusun Aeng penay, Dusun Kendal, Dusun Pandian, Dusun Telaga dan Dusun Tambak, ini melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan dan melakukan aksi bakar ban. 

Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, karena akses jalan dari arah Pasar Blumbungan menuju arah Desa Tentenan Kecamatan Larangan rusak parah.

Para aksi sambil orasi bergiliran dengan membawa poster yang bertuliskan.

"Kami taat pajak tapi jalan tetap rusak", "Tolong Bupati jalan ini menuju Sumber batu dan Al-Djufri", dan "Rakyat Blumbungan Sia-sia memilih Baddrut Tamam".

Mansur, pemuda Desa Blumbungan mengatakan, warga sudah melakukan perbaikan sudah berulang kali dengan cara menambal jalan yang berlubang.

"Karena tidak kunjung diperbaiki, warga melakukan pebaikan dengan cara menambal jalan yang berlubang dengan pasir dan batu. Namun, itu tidak dapat bertahan lama, kalau musim hujan datang tergerus oleh air hujan,"  kata Syamsul. 

Menurutnya, warga dengan sukarela memperbaikinya secara swadaya dan swadana, namun apa kata semua itu tidak bertahan lama.

"Dan kami sudah melakukan perbaikan secara swadaya dan swadana," tambahnya. 

Berbeda dengan Mochtar, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan atau pihak terkait agar dilakukan perbaikan.

"Kami minta kepada pihak Pemkab Pamekasan atau instansi terkait, segera dianggarkan agar cepat terlaksana perbaikannya,"ujarnya. (Jurnalis. Hewi Fals).

0 komentar:

Posting Komentar