Rabu, 17 April 2019

Surat Suara Tertukar, Pemungutan Suara Di Lapas Kelas IIA Pamekasan Tertunda 2 Jam



PAMEKASAN - harianmerdekapost.com. Pelaksanaan Pemilu 2019 di TPS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan sempat tertunda selam 2 jam, Rabu (17/4/2019). Hal itu, disebabkan tertukarnya surat suara dari TPS 18 ke TPS 20. Sehingga, pemungutan suara harus menunggu petugas dari KPUD Pamekasan.


Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pamekasan M. Hanfi ketika ditanya awak media, membenarkan molornya pelaksanaan pemungutan suara di TPS Lapas.

"Tertundanya pemungutan suara itu pun karena kami tidak berani membuka. Untuk itu harus menunggu utusan dari KPU dan Bawaslu. Seharusnya pelaksanaan itu dalam aturan dimulai pukul 07.00 WIB. Namun, molor menjadi pukul 09.00 WIB," kata Hanafi.

Hanafi juga meminta agar tertukarnya surat suara tersebut, tidak dikaitkan dengan dugaan-dugaan kecurangan Pemilu. Meski demikian, pemungutan suara oleh warga binaan akhirnya terlaksana dengan lancar.

"Pelaksanaan pemungutan suara di TPS Lapas pada Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar," tuturnya.

Hanafi juga menjelaskan, di Lapas Kelas IIA Pamekasan ada 1.000 penghuni. Namun, yang bisa menggunakan hak pilihnya hanya 384 warga binaan. Menurutnya, sebagian besar warga binaan yang tidak bisa memilih karena terkendala aturan.

"Mereka banyak yang menyetor KTP sesudah penutupan pembuatan formulir A5. Kendala itu sudah kami laporkan ke KPU. Mungkin, karena ketentuannya sudah seperti itu kita tidak bisa berbuat banyak," jelasnya.

Dalam pelaksanaan pemungutan suara di TPS Lapas, pria Asli Pamekasan itu menegaskan, pihaknya melarang masuk beberapa saksi Partai yang tidak membawa mandat saksi.

"Kita punya aturan, tentunya tidak semua orang bisa keluar masuk begitu saja di Lapas ini," tegasnya. (Bahri/Han).

0 komentar:

Posting Komentar