Sabtu, 20 April 2019

Polda Jatim Ambil Alih Kasus Penembakan Pendukung Caleg Sampang



SAMPANG - harianmerdekapost.com. Penyidikan kasus penembakan saat proses pencoblosan Pemilu 17 April 2019 di TPS 07 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang dilimpahkan ke Polda Jawa Timur, Kamis (18/4/2019).


Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, pelimpahan perkara dilakukan setelah penyidik menangkap lima orang pelaku dari kelompok Muara Cs.

"Ya, penyidikan kasus penembakan di Banyuates dengan lima orang tersangka dilimpahkan ke Polda Jatim," kata Budhi, Jum'at (19/4).

Penyidik Polres Sampang melimpahkan penyidikan kasus tersebut karena termasuk kasus yang menunjol.

Budhi menjelaskan, kasus penembakan itu terjadi karena ada upaya perampasan mandat saksi Pileg Sampang dari Caleg Partai Hanura Dapil IV (Ketapang - Banyuates), atas nama Farfar. Akibatnya, bentrokan pun tidak bisa dihindari antara kelompok dari pihak Farfar yang diketuai Widjan, yang merupakan Pj. Kades Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, dengan kelompok Muara Cs.

"Kelompak Muara dan kawan-kawan mengambil mandat saksi dari Caleg Partai Hanura Dapil IV, terjadilah bentrok massa dari Widjan membawa sajam dengan massa dari kelompok Muara membawa sajam dan senpi," jelas Budhi.

Akibat dari kericuhan tersebut mengakibatkan jatuhnya korban dari pihak Widjan, Pj. Kades Ketapang Daya, bernama Mansur. Korban mengalami luka tembak dibagian tangan kiri. (Han/Ams).

0 komentar:

Posting Komentar