Rabu, 03 April 2019

PN Sampang Jatuhkan Vonis Seumur Hidup Terhadap Idris, Penembak Mati Subaidi



Sampang, harianmerdekapost.com. Kasus pembunuhan berencana menggunakan senjata api yang menewaskan Subaidi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) asal Kecamatan Sokobanah dengan terdakwa Idris, warga Tamberu Laok, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang sudah memasuki sidang terakhir di Pengadilan Negeri (PN) Sampang. Yakni pembacaan putusan, Rabu (3/4/2019).


Dalam sidang pembacaan vonis, Majelis Hakim menyebut terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 1 ayat (1) Undang- Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan tanpa hak memiliki senjata api dan amunisi, menjatuhkan hukuman seumur hidup," kata Ketua Majelis Hakim Budi Setyawan didampingi Hakim Anggota I Gede Perwata dan Afrizal.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sampang, juga menuntut terdakwa dengan tuntutan hukuman penjara seumur hidup.

Sementara, Kuasa Hukum terdakwa Arman Syahputra mengatakan, vonis yang dijatuhkan Hakim tersebut, Idris masih pikir-pikir.

"Kita punya waktu selama 7 hari, terdakwa masih pikir-pikir dengan pihak keluarganya. Hal yang menjadi keberatan adalah eksepsi terdakwa tidak dipertimbangkan oleh Hakim," kata Arman, seusai sidang.

Seperti diketahui, pembunuhan berencana itu terjadi pada Rabu 21 November 2018 lalu, di Jalan Desa Sokobanah Tengah. Saat itu Idris membunuh Subaidi dengan menggunakan senjata api, karena sebelumnya sempat cekcok di media sosial Facebook, gara-gara beda dukungan Calon Presiden. Korban saat terkapar dilokasi kejadian sempat mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian Nasional. Sebab, korban diketahui sebagai Panitia Penyelenggara Pemilu.

Kini, Idris sebagai pelaku pembunuhan berencana harus mempertanggung jawabkan perbuatannya seumur hidup dibalik dinginnya jeruji besi penjara Sampang. (Han/Fer/Sir).

0 komentar:

Posting Komentar