Sabtu, 27 April 2019

Plengsengan Di Desa Kodik Proppo, Seumur Jagung Sudah Ambrol



PAMEKASAN, Harianmerdekapost.com - Salah satu pekerjaan DD/ADD yang berupa TPT di Dusun Glugur, Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Pamekasan Jawa Timur dengan volume pekerjaan 503 meter dan anggaran sebesar Rp 221.343.000. Tidak sampai 2 tahun sudah ambrol.


Pemerintah mengeluarkan dana besar untuk kemakmuran rakyatnya dan kemapanan infrastruktur yang ada di masing-masing desa salah satunya ialah DD/ADD. Namun kenyataannya pekerjaan dilapangan jauh dari kata sempurna.


Zainal Arif, Pimpinan ORMAS Pagar Jati (Paguyuban Arek Jawa Tim7ur) DPC Se-Madura, menyesalkan pekerjaan DD/ADD yang berupa TPT di Dusun Glugur, Desa Kodik tersebut. Menurutnya sebelum mencapai masa 2 tahun setelah selesai pengerjaan, proyek sudah ambruk dan hancur.

"Saya menduga proyek ini hancur bukan karena bencana alam dikarenakan sama sekali tidak ada penampakan bencana alam di daerah ini. Yang memungkinkan pekerjaan proyek ini memang dilaksanakan dengan asal-asalan," kata Zainal Arif, Sabtu (27/4).

Lebih lanjut Pimpinan ORMAS Pagar Jati, mengatakan, pekerjaan ini adalah proyek TPT (Tembok Penahan Tanah) yang seharusnya mempunyai ketebalan sekitar 30 cm dari pondasi hingga atas namun kenyataannya bisa dilihat bahwa hanya bagian atasnya saja yang sekitar 30 cm.

"Bisa dilihat bahwa, Kenyataannya tidak dilakukan penggalian, dan ketebalannya sekitar 30 cm,"pungkasnya

Adapun bahan material yang digunakan tidak sesuai RAB yang ada. Seperti, pasir, dan batu yang seharusnya batu gunung ternyata yang digunakan batu sirtu.

"Bahan materialnya tidak sesuai RAB mas," pungkasnya. (Jurnalis. Hewi Fals).

0 komentar:

Posting Komentar