Jumat, 05 April 2019

Kades Rombasan Akui Buat Surat Pernyataan Dukungan Terhadap Capres-Cawapres 01



Sumenep, harianmerdekapost.com. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep memeriksa Muhlis Hidayat Kepala Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (5/4/2019) sampai pukul 18.15 WIB. 

Muhlis akhirnya mengakui kepada Bawaslu bahwa ia sudah membuat Surat Pernyataan (SP) resmi berkop Surat  Pemerintah dan berstempel Kepala Desa Rombasan diatas materai 6000 dengan mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo - KH. Makruf Amin, yang viral di media sosial beberapa hari lalu, hingga membuat masyarakat bertanya-tanya sikap independen Pejabat publik.

Muhlis memberikan keterangan pers dan mengakui perbuatannya itu kepada harianmerdekapost.com via sambungan telepon, Jumat (5/4) malam. Ia mengaku awalnya membuat SP dukungan terhadap paslon Presiden 01 hanya inisiatif pribadi dan untuk perangkat Desanya. Pihaknya mengaku tidak ada unsur tekanan dari pihak lain dan murni kesalahan pribadi diluar kemampuannya.


"Memang saya membuat Surat Pernyataan itu secara pribadi dan untuk internal Pemerintah Desa, karena tingginya hasrat saya menginginkan Presiden Jokowi terpilih kembali. Tetapi, setelah saya buat pernyataan itu niat saya di urungkan. Sabab, saya melihat dambak dan efeknya sangat negatif. Namun tragisnya, SP dukungan itu hilang, entah dirumah atau dijalan saya tidak tau. Mungkin diketemukan orang dan di uploud di medsos, sehingga menjadi viral," jelas Muhlis.

Muhlis juga menambahkan, permasalahannya itu sudah clear dengan Bawaslu 95%, sehingga pihaknya bisa menjelaskan terkait viralnya SP dukungan tersebut secara detail kepada media.

"Sudah clear 95% dengan Bawaslu. Dan untuk membuktikan itu, insyaAllah dua sampai tiga hari lagi ada 5 atau 6 warga yang diminta hadirnya ke Bawaslu untuk diklarifikasi dan di investigasi sekaligus mencocokkan dengan keterangan saya. Yang jelas bukan saya sendiri yang menviralkan, karena saya tidak mau mengambil tindakan bodoh yang bikin blunder," tambahnya.

Sebelumnya, ketika ditemui harianmerdekapost.com di Kantornya Jumat (5/4), ia membantah telah membuat SP dukungan tersebut. Namun, bantahannya tidak menjelaskan secara rinci terkait viralnya SP dukungan terhadap paslon Presiden 01. Ia hanya mau menjelaskan secara detail setelah selesai memberikan keterangan  ke Bawaslu Kabupaten Sumenep.

Setelah selesai diperiksa Bawaslu, akhirnya Muhlis memenuhi janjinya untuk memberikan keterangan pers kepada harianmerdekapost.com melalui telepon selulernya. (Han/Anto/Tim).

0 komentar:

Posting Komentar