Sabtu, 06 April 2019

Inspektorat Pamekasan Turun Gunung Audit Dana Desa Di Kecamatan Batumarmar



Pamekasan, harianmerdekapost.com. Diduga banyak penyalahgunaan Dana Desa di Wilayah Kecamatan Batumarmar, akhirnya Inspektorat Kabupaten Pamekasan turun tangan mengaudit penggunaan Dana Desa di Wilayah Kecamatan tersebut, Kamis (4/4/2019).

Informasi yang diperoleh harianmerdekapost.com, dari audit yang dilakukan Inspektorat di sejumlah Desa se Kecamatan Batumarmar, ada salah satu Desa diduga ditemukan penyimpangan penggunaan Dana Desa yang sangat fatal. Yakni, di Desa Lesong Laok perkiraan sementara kerugian Negara mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan di Desa Lainnya juga diduga ditemukan kerugian Negara sementara dengan nominal kecil. Namun, kerugian Negara yang diduga ditemukan di sejumlah Desa di Wilayah Kecamatan batumarmar masih dalam proses penghitungan audit Inspektorat.

Menanggapi audit yang dilakukan Inspektorat di Wilayah Kecamatan Batumarmar, LSM LIRA meminta Kepala Desa yang bersangkutan untuk patuh terhadap hasil audit Inspektorat. 

"Saya berharap kepada seluruh Kepala Desa yang sudah dilakukan audit penggunaan Dana Desa, untuk mengikuti ketentuan sesuai dengan hasil audit Inspekorat" ujar Fery anggota LSM LIRA, Jumat (5/4).

Fery menambahkan, pihaknya akan mengawal proses penghitungan audit yang dilakukan Inspektorat sampai tuntas. Ia tidak ingin Dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan Rakyat itu disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Pihaknya juga akan melaporkan ke ranah Hukum, apabila ditemukan penyimpangan penggunaan Dana Desa yang mengakibatkan kerugian Negara.

"Kami akan kawal audit Inspektorat  sampai tuntas. Kalau nanti dari hasil audit ditemukan penyimpangan penggunaan Dana Desa, kami akan bawa kasus ini ke Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk diproses Hukum," tambahnya.

Sementara, Camat Batumarmar Kusairi, SE. MM ketika dikonfirmasi harianmerdekapost.com mengatakan, pihaknya tidak bisa memberi penjelasan terkait audit Dana Desa yang dilakukan Inspektorat.

"Ini ranah Bawas. Maaf, bukan ranah saya untuk menjelaskan. Tunggu proses dari Inspektorat, karena saya nanti juga dipanggil," kata Kusairi. (Behri/Han/Tim)

0 komentar:

Posting Komentar