Senin, 08 April 2019

Aliansi Pemuda Nusantara Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kondusif Menjelang Pilpres



Pamekasan, harianmerdekapost.com. Panasnya tensi Politik menjelang pesta Demokrasi di Negeri tercinta ini masih tinggi. Hal itu, menjadi perhatian khusus dari Aliansi Pemuda Nusantara, Selasa (9/4/2019). 

Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Madura untuk saling menjaga suasana kondusif yang sebentar lagi rakyat akan menentukan pilihannya terhadap Calon Pemimpin terbaik Bangsa ini.



Ketua Aliansi Pemuda Nusantara M. Arifin Mualana atau yang akrab disapa Arif mengatakan, pihaknya sangat prihatin melihat kondisi bangsa ini yang semakin terkotak-kotak karena perbedaan pilihan politik. Bahkan, sangat miris sekali ketika sampai ada korban jatuh gara-gara beda dukungan. Maka dari itu, pihaknya mengajak kapada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Madura untuk menciptakan perdamaian diantara dua kubu. Ia tidak ingin kejadian seperti yang terjadi di Kabupaten Sampang beberapa bulan lalu terulang kembali.



"Untuk menyambut pesta Demokrasi ini mari kita ciptakan suasana kondusif. Mari rubah mindset kita untuk kepentingan bangsa ini, kita bangun tali persaudaraan kita, dan kita perangi hoaks bersama-sama. Tidak ada gunanya dan sangat merugikan diri kita sendiri kalau hanya gara-gara beda pilihan politik harus berkelahi," kata Arif.

Alumnus UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu mengungkapkan, kekecewaannya yang selama ini terjadi gesekan di antara pendukung Calon Presiden. Bahkan, setiap melihat perang kata-kata di media sosial antar kubu, pihaknya sangat khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak bisa dikendalikan oleh nafsu amarah yang bisa menyebabkan perkelahian. Sehingga dapat merugikan semua pihak.

"Saat ini media sosial hanya diramaikan oleh perang kata-kata diantara pendukung Calon Presiden. Mari kejadian-kejadian sebelumnya itu buat pelajaran kita semua," ungkapnya.

Arif juga berharap kepada seluruh Panitia Penyelenggara Pemilu, supaya menjalankan amanah sesuai yang tertuang dalam peraturan Pemilu. Sehingga hasil perolehan suara nanti tidak mengecawakan semua pihak.

Menjelang perhelatan akbar yang tinggal beberapa hari lagi, pihaknya mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas pesta Demokrasi, agar Pemilu yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 memperoleh hasil terbaik sesuai harapan rakyat. 

"Semoga pesta demokrasi ini berjalan dengan lancar dan menjadi kesadaran masyarakat untuk menentukan sikap kedewasaannya dalam berdemokrasi," pungkasnya. (Han).

0 komentar:

Posting Komentar