Minggu, 21 April 2019

2 Kerabat Di Pamekasan Terlibat Carok Karena Beda Pilihan Caleg



PAMEKASN - harianmerdekapost.com. Panasnya tensi politik di Pemilu 2019 tidak hanya terjadi diantara pendukung paslon Presiden. Di Palengaan, Kabupaten Pamekasan, terjadi carok karena beda pilihan Caleg DPRD Pamekasan Dapil II (Proppo - Palengaan).


Hal itu terjadi  pada Makruf (36) warga Dusun Glugur I, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan dan Sahri (35) warga Dusun Tengginah II, Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan yang terlibat carok pada, Minggu (21/4/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari informasi yang diperoleh harianmerdekapos.com, Kejadian tersebut, berawal dari Fatimah warga Dusun Glugur I, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan yang sedang mencari rumput pada Minggu (21/4) sekitar pukul 08.00 WIB dipanggil oleh Sahri yang merupakan keponakan dari Fatimah. Kemudian Sahri langsung memarahi dan mendorong Fatimah hingga jatuh.

Fatimah yang tidak tahu persoalan sebelumnya, kaget dan langsung pulang. Lalu ia mengadukan tindakan Sahri kepada Makruf yang juga keponakannya. Mendengar pengaduan dari Fatimah, Makruf dengan membawa senjata tajam langsung mendatangi Sahri di Dusun Tengginah II, Desa Pelengaan Daya untuk menanyakan kenapa Fatimah dimarahi dan didorong hingga jatuh. Kemudian keduanya terlibat adu mulut, hingga akhirnya terjadi perkelahian yang sama-sama menggunakan senjata tajam.

Abdul Wafi saksi kejadian tersebut mengatakan, Fatimah dimarahi oleh Sahri karena disaat pencoblosan 17 April 2019 lalu tidak memilih Matsini Caleg dari PKS DPRD Pamekasan Dapil II (Proppo - Palengaan).

"Sahri merupakan Tim Sukses dari Matsini Caleg DPRD dari PKS Dapil II. Di TPS 12 Dusun Tengginah II, Matsini hanya memperoleh 40 suara. Sedangkan Fatimah dan Makruf diketahui memilih Caleg lainnya," kata Wafi.

Sementara, Kapolsek Palengaan AKP Bambang Irawan yang langsung turun ke TKP membenarkan kejadian tersebut.

"Memang terjadi carok antara Makruf dan Sahri yang masih kerabat keluarga, dan sama-sama keponakan dari Ibu Fatimah," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, akibat kejadian tersebut Makruf mengalami luka dibagian paha kanan, dan dirawat di Puskesmas Palengaan. Sedangkan Sahri mengalami luka dibagian dada dan pinggang, dan dirawat di RSUD R. Slamet Martodirjo Pamekasan.

"Saat ini TKP situasi aman, serta dijalan perbatasan antara Palengaan Laok dengan Palengaan Daya dijaga oleh pihak keamanan, baik dari Kepolisian maupun dari TNI untuk mengantisipasi terjadinya keributan yang lebih luas," pungkasnya. (Han/Bahri).

0 komentar:

Posting Komentar