Senin, 25 Maret 2019

MI Baitul Hikmah ikuti USBN Berbasis Komputer dan Smart Phone



Pamekasan_ Harianmerdekapost.com
Untuk kali pertama Kementrian Agama Republik Indonesia melaksanakan Ujian Nasional Berstandart Nasional Berbasis Komputer dan Smart Phone (USBN- BKS) dilingkungan Pendidikan yang berada dalam naungan Kemenag. Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan generasi yang berpengetahuan luas dan bekal keilmuan yang memadai.

Seperti di Madrasah Ibtidaiyah Baitul Hikmah Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur. Selasa, 26/3/2019.


Ujian Sekolah Berstandar Nasional dengan media Komputer dan Smart Phone menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan bagi siswa MI Baitul Hikmah, kendati demikian siswa tetap dengan serius melaksanakan ujian ini dengan penuh percaya diri. Siswa tidak perlu lagi cemas dengan kendala Mati Lampu saat melaksanakan ujian menggunakan Komputer atau Laptop, sebab pihak sekolah sudah menyediakan Smart Phone yang sudah dikengkapi dengan Aplikasi Khusus.

Menurut pantauan Harianmerdekapost.com proses pelaksanaan ujian di MI Bitul Hikmah sangat menarik, tidak seperti ujian sebelum-sebelumnya, jika sebelumnya siswa harus menyiapkan Pensil 2B, Penghapus, Penggaris UN dll, maka diujian kali ini siswa bebas dari semua perlengkapan tersebut, siswa cukup menggunakan Komputer, Laptop dan Telepon Pintar (Smart Phone)saja yang sudah disediakan oleh pihak sekolah.

Proses pelaksanaan USBN BKS ini berlangsung hidmat dan menarik, hal ini dibuktikan saat semua siswa serius membuka Aplikasi yang sudah tersedia, sebelum menjawab soal, siswa harus Login melalui Aplikasi yang sudah tersedia, sebelum kemudian mengisi beberapa kolom data, seperti nama, Mata Pelajaran, No Reg dll. Setelah itu siswa menjawab satu-persatu soal. Jika siswa tidak yakin dengan satu jawaban yang sudah dipilih, maka siswa cukup meng-klick tombol opsi untuk memperbaiki.

Kepala Sekolah MI Baitul Hikmah Jakfar Shodiq S.PdI kepada wartawan memaparkan bahwa USBN BKS ini sangat Praktis dan Efesien, disamping itu dapat menjamin keamanan soal dari aroma kebocoran. 

" Ini sangat efektif dan efesien, siswa tidak usah repot-repot dengan peralatan mas, cukup menggunakan Laptop atau Smart Phone saja, selain itu ada jaminan soal tidak bocor." Terangnya.

Disoal tentang beberapa kemungkinan yang bisa terjadi seperti siswa bisa Sarching Jawaban di internet melalui Google, pihaknya menegaskan bahwa Hal itu tidak mungkin terjadi dikarenakan data celuler sudah dalam keadaan off. Soal ujianpun di ciptakan oleh tim khusus secara acak sesuai dengan Bank Soal masing-masing di setiap Mata Pelajaran.

"Owh gak mungkin mas, kan data sudah dalam posisi Off. Jadi siswa tidak bisa googling dll. Apalagi Soal Ujian ini sudah disediakan secara acak di Bank Soal tiap mata Pelajaran." Tegasnya.

Terpisah Safrai salah seorang tenaga pengajar mengatakan bahwa pelaksaan ujian berlangsung selama Tujuh Hari terhitung dari Hari senen, 25/3/2019 sampai selesai. Iapun menuturkan bahwa pelaksanaan USBN BKS di lembaganya berjalan lancar tanpa kendala.

"Ya dari hari senin tanggal 25/3 kemarin, Adapun pelaksanaan USBN BKS alhamdulillah Lancar tanpa kendala." Tandasnya.

Jurnalis: Abd. Basid

0 komentar:

Posting Komentar