Sabtu, 16 Maret 2019

LMP, LSM KPK Nusantara Dan LSM LIRA Dampingi Warga Lesong Laok Bertemu Camat Batumarmar




Pamekasan, harianmerdekapost.com. Warga Dusun Rapas, Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, H. Mohammad Zaini didampingi Laskar Merah Putih (LMP), LSM KPK Nusantara dan LSM LIRA, bertemu Camat Batumarmar Kusairi, SE, MM untuk mengadukan Kades Lesong Laok terkait pelayanan publik di Desa Lesong Laok, Jumat (15/3/2019) malam.

Sebelumnya, mereka sudah mendatangi Kantor Camat Batumarmar untuk melakukan koordinasi terkait persoalan di Desa Lesong Laok, Kamis (14/3). Namun, pada saat itu Camat Batumarmar sedang mengikuti rapat di Kecamatan lain.

Dari pantauan harianmerdekapost.com, Camat Batumarmar Kusairi, SE, MM mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan rekan-rekan LSM, karena sudah ikut mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan di Wilayah Kecamatan Batumarmar. Bahkan Kusairi mangajak masyarakat dan LSM untuk terus mengawasi pemerintah.

Terkait adanya aduan dari H. Zaini tentang pelayanan Kades Lesong Laok yang di nilai tidak melayani masyarakat dengan baik, Kusairi mengatakan, belum mengklarifikasi hal itu ke Kades Lesok Laok Sawawi, karena belum mendapat penjelasan dari H. Zaini. Menurut Kusairi, Pejabat publik yang tidak melayani kepentingan masyarakat bisa dikenakan sanksi andimistrasi.

"Saya belum mengklarifikasi ke Kades Lesong Laok terkait adanya aduan pelayanan publik di Desa Lesong Laok, walaupun saya sudah membaca pemberitaan dari media online. Sebab, saya belum mendapatkan penjelasan langsung dari masyarakat yang bersangkutan. Kalau memang benar tidak melayani kepentingan masyarakat, bisa dikenakan sanksi administrasi," kata Kusairi.

Setelah mendengarkan penjelasan dari H. Zaini, Kusairi mengarahkan supaya H. Zaini datang menghadap langsung Kades Sawawi untuk minta tanda tangan proposal pengajuan bantuan dana tersebut. Sebab, secara prosudural harus yang bersangkutan datang mengahadap Kades, bukan melalui Kholil atau seseorang yang di anggap sebagai kepercayaan Kades. Bahkan, Kusairi bersedia mendampingi H. Zaini menghadap Kades Lesong Laok untuk meminta tangan proposal tersebut.

Mendengar arahan tersebut, H. Zaini mengucapkan terima kasih atas arahan dari Camat Batumarmar. Namun pihaknya tidak mau mengajukan lagi permohonan bantuan dana tersebut ke Pemprov Jatim. Menurut H. Zaini, alasan tidak ditanda tanganinya proposal tersebut oleh Kades Lesong Laok, bukan karena pihaknya diminta langsung menghadap Kades, melainkan setelah dana cair dari Pemprov Jatim Kades Sawawi melalui Kholil minta kerja sama dalam pengelolaan pekerjaan tersebut. Yakni, minta 50% dikelola Kades, sedangkan 50%nya dikelola Kelompok Masyarakat.

"Kami tidak bisa memenuhi permintaan Kades Sawawi. Sabab, nanti pekerjaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami. Dan kami sangat berterima kasih atas arahan dari Bapak Camat Batumarmar," kata H. Zaini.

Selain persoalan pelayanan publik, H. Zaini juga mengungkapkan kecurigaannya tentang penggunaan Dana Desa di Lesong Laok. Kecurigaan H. Zaini itu, karena Kades Sawawi melalui Kholil nanti meminta 50% untuk ngelola dana Pokmas tersebut. Padahal menurut H. Zaini, dana Pokmas itu sepenuhnya dikelola oleh Kelompok Masyarakat. Pihaknya juga melihat infrastruktur di Desa Lesong Laok tidak sesuai harapan masyarakat. Lalu ia bertanya, kemana larinya Dana Desa itu? Maka dari itu, pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk mengaudit penggunaan Dana Desa di Lesong Laok.

"Kami curiga, jangan-jangan nanti hasil dari pekerjaan Pokmas itu dilaporkan Dana Desa. Sebab, kami melihat infrastruktur di Desa Lesong Laok tidak sesuai harapan masyarakat. Dan kami melihat Jalan poros Desa di Lesong Laok rusak parah. Lari kemana Dana Desa itu? Tolong di audit," ungkap H. Zaini dengan nada kesal.

Sementara itu, Abdussalam Syah selaku koordinator LSM yang mengawal pengaduan masyarakat Desa Lesong Laok mengatakan kepada harianmerdekapost.com, pihaknya akan terus mengawal dan mendampingi masyarakat Lesong Laok. Bahkan, pihaknya akan membawa persoalan itu ke DPRD kabuputen Pamekasan.

"Kami akan dampingi masyarakat Lesong Laok dan kami akan bawa persoalan ini ke DPRD Kabupaten Pamekasan," kata Abdus. (Behri/Han).

0 komentar:

Posting Komentar