Minggu, 17 Maret 2019

Koordinator LSM Pengawal Aduan Warga Lesong Laok, Soroti Pernyataan Camat Batumarmar



Pamekasan, harianmerdekapost.com. Pernyataan Camat Batumarmar Kusairi, SE. MM dinilai tidak tepat dan kurang bijak terkait aduan warga Desa Lesong Laok tentang pelayanan publik di Desa Lesong Laok. Pasalnya, Kusairi menyatakan, aduan warga Lesong Laok tersebut bukan salahnya Kades Lesong Laok. Hal itu, karena warga tersebut dianggap tidak melalui prosudural, melainkan masih melalui Kholil yang merupakan kepercayaan Kades Lesong Laok.

Sebelumnya, H. Mohammad Zaini warga Dusun Rapas, Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, di dampingi oleh LMP, LSM KPK Nusantara dan LSM LIRA bertemu Camat Batumarmar untuk mengadukan Kades Lesong Laok terkait pelayanan publik di Desa Lesong Laok, Jum'at (15/3/2019) malam. Namun tanggapan Kusairi dinilai tidak bijak dan terkesan melindungi Kades Lesong Laok.

Koordinator LSM yang mengawal aduan warga Lesong Laok Abdussalam Syah, SH megatakan kepada harianmerdekapost.com, pihaknya meminta Kusairi selaku Camat Batumarmar untuk lebih tegas dan bijak terhadap bawahannya yang di anggap mengabaikan kepentingan rakyat. Pernyataan Kuasiri menurut Abdusalam tidak mencerminkan sebagai pemimpin di Wilayah Kecamatan Batumarmar. 

"Setelah kami amati dan cermati, pernyataan Camat Batumarmar itu kurang bijak Mas. Kami sangat menyoroti pernyataan Camat tersebut," kata Abdusalam, Minggu (17/3).

Abdussalam juga menambahkan, pihaknya meminta Kusairi memanggil Kades Lesong Laok untuk di klarifikasi terkait aduan warga Desa Lesong Laok tersebut.

"Seharusnya Camat Batumarmar kalau bijak dan tegas tinggal panggil Kades Lesong Laok, bagaimana dia membina dan memberi arahan terhadap Kades itu lebih baik. Bukan kami-kami LSM ini yang diberi arahan Mas," tambahnya.

Abdussalam melanjutkan, pihaknya sebagai pendamping warga Lesong Laok, akan melakukan investigasi lebih lanjut.

"Kami akan melakukan investigasi terkait aduan warga Lesong Laok. Kalau ada warga yang mengadukan Kadesnya, berarti ada masalah di pemerintahan Desanya," pungkasnya. (Bahri/Han).

0 komentar:

Posting Komentar