Minggu, 10 Maret 2019

Kades Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, Abaikan Kepentingan Rakyat



Pamekasan, harianmerdekapot.com. Salah satu warga Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan di buat geram atas tindakan Kades Lesong Laok yang tidak mau melayani kepentingan masyarakatnya, Minggu (10/3/2019).

Dari informasi yang diperoleh harianmerdekapost.com, pelayanan terhadap masyarakat di Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, di nilai tebang pilih. Pasalnya ada salah satu warga Desa Lesong Laok yang ditengarai berada di pihak Oposisi meminta tanda tangan Kepala Desa untuk Proposal Pengajuan Bantuan Dana ke Pemprov Jatim tidak dilayani.

Menurut salah satu warga tersebut, Kepala Desa Lesong Laok sudah mengingkari amanah yang diberikan oleh masyarakat. Sehingga roda pemerintahan di Desanya tidak berjalan sebagai mana mestinya.

H. Mohmamad Zaini, salah satu warga Dusun Rapas, Desa Lesong Laok yang berkepentingan mengatakan, pelayanan Kades terhadap masyarakat Lesong Laok hanya berlaku bagi kelompoknya saja. Sehingga terkesan tebang pilih dan mengabaikan kepentingan Rakyat.

"Kami juga warga Desa Lesong Laok dan kami juga berhak mendapatkan pelayanan dari Kepala Desa. Tapi nyatanya Kades Lesong Laok tidak mau melayani kepentingan kami dengan alasan yang tidak rasional. Padahal tujuan kami mau mengajukan bantuan dana Ke Pemprov Jatim itu untuk turut membangun Desa, karena di sekitar rumah kami dibutuhkan pembangunan penahan tebing untuk mencegah terjadinya longsor," kata H. Zaini dengan nada tinggi.

H. Zaini juga menambahkan, pelayanan Kades Lesong Laok terhadap rakyatnya tidak efisien, bahkan menurut H. Zaini, seblumnya juga banyak warga lainnya yang mengeluh atas perlakuan Kades Lesong Laok tersebut. Ia berharap dan mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan, khususnya masyarakat Desa Lesong laok untuk tidak diam menyuarakan hak-hak rakyat.

"Bukan cuma kami yang tidak dilayani, sebelumnya juga banyak masyarakat lainnya yang mengeluh terhadap pelayanan Kades Lesong Laok. Kami tidak bisa terima dan kami tidak bisa diam, karena amanah yang diberikan oleh masyarakat Desa Lesong Laok hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya," tambahnya.

Sebulamnya, H. Mohammad Zaini melalui Kholil salah satu kepercayaan Kades Lesong Laok, meminta tanda tangan untuk Proposal Pengajuan Bantuan Dana ke Pemprov Jatim atas nama Kelompok Masyarakat 'SEJAHTERA BERSAMA', Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Ia meminta tolong kepada Kholil untuk meminta tanda tangan proposal tersebut kepada SAWAWI selaku Kades Lesong Laok pada hari Rabu (6/3/2019). Namun beberapa hari kemudian, Kholil mengembalikan proposal tersebut tanpa adanya tanda tangan dari Kades Lesong Laok.

Sementara, Kholil ketika di konfirmasi harianmerdekapost.com menjelaskan, bahwa Kades Lesong Laok tidak bisa menandatangani proposal tersebut dengan alasan mau bekerja sama dengan H. Zaini. Kerja sama yang dimaksud menurut Kholil, ketika usulan tersebut disetujui oleh Pemprov Jatim, maka 50% diminta untuk di kelola Kades Lesong Laok, sedangkan 50%nya untuk Kelompok Masyarakat.

"Saya sudah menghadap ke pak Klebun (Kades) untuk meminta tanda tangan proposal atas kepentingan H. Zaini, namun setelah pak klebun (Kades) baca proposalnya, beliau tidak mau tanda tangan dan menyuruh saya mengembalikan lagi proposal tersebut kepada H. Zaini," jelas kholil.

Kholih juga menuturkan, Kades Lesong Laok nitip salam agar disampaikan ke H. Zaini untuk bisa bekerja sama.

"Salam ke H. Zaini, saya minta maaf, bukan saya tidak mau menanda tangani, tapi saya mau bekerja sama untuk pekerjaan tersebut. Ketika dana dari Pemprov Jatim itu cair, saya minta 50% untuk bahan pekerjaan tersebut, dan 50%nya untuk di kelola oleh Kelompok Masyarakat. Kalau H. Zaini setuju, proposal itu akan saya tanda tangani," tutur kholil, menirukan ucapan Kades SAWAWI. Jurnalis moh behri:

0 komentar:

Posting Komentar