Sabtu, 09 Maret 2019

Diduga Ditemukan Peradaban Majapahit, Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 5 Sementara Dihentikan



Malang, harianmerdekapost.com. PT Jasa Marga Pandaan-Malang terpaksa menghentikan sementara pengerjaan Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 5 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupateng Malang.



Dari hasil yang dihimpun harianmerdekapost.com, di lokasi proyek tersebut, ditemukan reruntuhan kuno yang diduga peninggalan Kerajaan Majapahit. Reruntuhan tersebut berbahan batu bata yang diduga pondasi kompleks bangunan kuno di jaman Majapahit, dan di temukan disaat alat berat bekerja mengeruk tanah untuk proyek Jalan Tol.

Setelah penemuan reruntuhan kono tersebut, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur yang bertempat di Trowulan, Mojokerto langsung turun ke lokasi untuk melakukan kajian dalam waktu sepekan terakhir ini.

Dari hasil penelusuran, situs yang terkubur di kedalaman kurang lebih setengah meter itu juga di temukan benda bersejarah seperti kepingan Koin berukiran Aksara China dan Guci berbahan kramik.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Andi Muhammad Said saat dikonfirmasi harianmerdekapost.com mengatakan, hasil analisis sementara menunjukkan situs purbakala itu diduga peninggalan Kerajaan Majapahit antara 1293 hingga 1500 Masehi.

"Kalau diliat dari foto-foto, menunjukkan bahwa ukuran batanya menyerupai bata di jaman Majapahit dan terlihat ada struktur yang masih intak (belum rampung)," kata Andi, Sabtu (9/3/2019).

Andi juga menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah nanti akan dilakukan upaya ekskavasi terhadap temuan situs tersebut. Sebab, timnya masih bekerja dilokasi dan belum memberikan laporan terbaru.

"Kami masih nunggu laporan dilapangan dulu, agar kita bisa bicara berdasarkan data yang faktual," tambahnya.

Agus Purnomo yang merupakan Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang menjelaskan, pihaknya terpaksa menghentikan sementara pengerjaan proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 5. Sebab, masih menunggu laporan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). 

Agus juga mengakui baru ada satu tempat yang ditemukan, meskipun disepanjang proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 5 diperkirakan masih banyak situs lainnya yang belum ditemukan.

"Meskipun baru satu yang ditemukan, sementara proyek kami hentikan sampai ada laporan dari BPCB," jelasnya. (Han/Tim).

0 komentar:

Posting Komentar