Kamis, 14 Maret 2019

Caleg DPR RI Bersilaturrahmi Dengan Warga Wiyung, Surabaya



Surabaya, harianmerdekapost.com. MARIA LUCIA LINDHAJANY, SH. Mkn. Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Nomor Urut 3, Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo), kembali bersilaturarahmi dan bertegur sapa dengan warga surabaya. Kali ini bersama warga wiyung yang bertempat di Jalan Menganti Karangan No. 45 (Soto cak Har, Cabang Babatan-Wiyung), Surabaya, Rabu (13/3/2019) malam.


Dari pantauan harianmerdekapost.com, seperti biasanya, MARIA di hadapan para Relawan dan Warga yang hadir memaparkan Visi-Misinya. Ia kembali menegaskan keinginannya bisa duduk di DPR RI tidak ada lain, kecuali ingin melakukan perubahan untuk Indonesia. Sehingga dirinya merasa terpanggil untuk Nyaleg demi bisa memperjuangkan rakyat Indonesia, khususnya warga Surabaya-Sidoarjo yang selama ini masih banyak yang terdholimi.

Seperti diketahui sebelumnya, MARIA yang berprofesi sebagai Notaris itu menegaskan, selama bekerja jadi Notaris di Surabaya dari tahun 2001 hingga saat ini, banyak melihat warga Surabaya yang terdholimi masalah kepemilikan tanah oleh mafia-mafia tanah yang bekerja sama dengan oknom-oknom terkait. Sehingga sangat merugikan hak-hak masyarakat. Bahkan MARIA menambahkan, bukan cuma di Surabaya, tetapi juga terjadi diseluruh Indonesia.

MARIA juga ingin adanya suatu peraturan yang benar, karena selama ini melihat banyak peraturan-peraturan yang sangat merugikan rakyat kecil yang tidak mengerti apa-apa. Oleh karena itu, jika dirinya ditakdirkan terpilih menjadi Anggota DPR RI melalui Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo), ia fokus untuk berjuang di bidang Hukum yang selama ini Hukum hanya menguntungkan bagi orang-orang kalangan atas. Sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa punya kepastian Hukum. Selain di bidang Hukum MARIA juga berkomitmen untuk meningkatkan SDM demi generasi penerus bangsa yang harus di bina dan di didik dari sekarang, supaya mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Menurut MARIA, memang tidak mudah melakukan itu semua, tetapi sebagai anak bangsa yang memikirkan nasib rakyat yang lemah tidak boleh diam dan harus tetap berjuang demi kepentingan rakyat Indonesia. Maka dari itu, ia ingin punya kekuatan, punya power untuk bisa memperjuangkan itu semua. Sebab, tanpa duduk di DPR RI dirinya hanya bisa memberikan solusi, tetapi tidak punya kekuatan untuk melakukan perubahan yang berpihak pada rakyat, khususnya pada rakyat yang terdholimi. Kalau dirinya sudah punya power, maka ia bisa memanggil menteri-menteri terkait, juga bisa memanggil Bupati atau Wali Kota, supaya kebijakan yang diambil benar-benar menguntungkan rakyat.

MARIA melanjutkan, jika dirinya diberi amanah oleh masyarakat Surabaya dan Sidoarjo menjadi Anggota DPR RI, maka ia ingin yang merancang dan merumuskan Undang-Undang benar-benar ahlinya. Kalua UU dirancang oleh orang yang bukan ahlinya, maka UU yang dihasilkan menjadi rancu. Karena UU itu dihasilkan bukan untuk pribadi dan bukan untuk sekelompok saja, tetapi UU itu dihasilkan untuk seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam Suku, Agama, Bahasa dan lain sebagainya. 

Oleh sebab itu, MARIA meminta Do'a restu dan dukungan dari warga Surabaya-Sidoarjo, khususnya yang hadir dalam acara silaturrahmi tersebut, untuk bisa mengantar dirinya terpilih menjadi Anggota DPR RI priode 2019 - 2024 mendatang. Sehingga dirinya bisa berjuang untuk melakukan perubahan lewat amanah yang diberikan masyarakat Surabaya dan Sidoarjo.moh tiger:

0 komentar:

Posting Komentar