Senin, 25 Februari 2019

Warga Nguling Gagalkan Aksi Pencurian Sapi di Nguling, Pasuruan




PASURUAN, harianmerdekapost.com. Aksi pencurian ternak masih marak terjadi di wilayah Nguling, Kabupaten Pasuruan. Terakhir, pelaku sempat beraksi di Dusun Wareng, Desa Nguling Minggu dini hari lalu (24/2). Syukur, aksi ini berhasil digagalkan oleh warga setempat.

Informasinya, Sabtu malam (23/2), belasan warga setempat sedang bermain bulutangkis sejak pukul 21.00. Usai bermain bulutangkis, salah satu warga berinisial NM, 50 pulang ke rumahya. Ia melihat satu ekor sapi miliknya sudah tidak berada di dalam kandang.

Ia pun mengajak sejumlah warga untuk mengejar jejak kaki sapi itu. Dan di saat yang hampir bersamaan, salah satu perangkat Desa Nguling melaporkan kejadian ini pada Polsek Nguling. Mereka lantas mencari keberadaan sapi yang hilang itu.

Warga lantas melakukan pengepungan di perbatasan Desa Watestani-Desa Nguling di Kabupaten Pasuruan dan Desa Klampok-Desa Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sapi milik NM itu akhirnya ditemukan di pinggir sungai di Desa Watestani, Kecamatan Nguling yang berbatasan dengan wilayah Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Saat ditemukan itu, kaki sapi tertancap di dasar sungai sehingga tidak bisa bergerak. Sapi itu lantas diamankan oleh petugas. Sementara, pelaku yang membawa sapi itu tidak ditemukan. Sapi ini lantas dikembalikan ke pemiliknya.

Kanitreskrim Polsek Nguling, Aiptu Adjie Anggoro membenarkan jika ada aksi percobaan pencurian di Desa/Kecamatan Nguling. Ia menduga pelaku meninggalkan sapi curiannya karena sapi masuk ke dalam lumpur sehingga sulit untuk dibawa.

“Kemungkinan pelaku berasal dari Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, sapi ini dibawa ke arah perbatasan dengan daerah Probolinggo. Cuma karena aksinya sudah ketahuan, pelaku memilih untuk meninggalkannya,” jelas Adjie. (Anam/Han).

0 komentar:

Posting Komentar