Jumat, 22 Februari 2019

Untuk Pemilu Damai, Ribuan Santri PonPes Genggong Deklarasi Anti Hoaks.



Probolinggo,harianmerdekapost.com. Sebagai upaya untuk menciptakan Pemilu 2019 damai, ribuan Santri PonPes Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, menggelar Deklarasi anti Hoaks, Jumat (22/2/2019).

Kegiatan yang di gelar di area Pesantren itu, di ikuti sekitar Seribu Santri lebih beserta para Pengurus Pesantren. Mereka diminta dan di gembleng agar kedepannya, utamanya pada Pemilu 2019 ini tidak serta merta membuat berita bohong atau hoaks.

"Menjelang Pemilu 2019 ini, kami mempunyai keprihatinan. Karena banyak hal-hal yang membuat persaudaraan kita itu nyaris terpecah belah. Satu penyebabnya adalah informasi hoaks tersebut," kata KH Mohammad Haris Damanhuri, salah satu Pengasuh PonPes Genggong, usai menggelar Deklarasi.

Ia mengungkapkan, bagi warga masyarakat, siapapun itu agar mengedepankan bertanya dulu sebelum menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Artinya, di kroscek dulu sebelum membagikannya, lebih-lebih di Sosial Media.

"Artinya, Bangsa ini tidak akan baik kedepannya, karena ada gangguan dalam persaudaraan. Dari itu, kami mengajak seluruh Santri disini, untuk melakukan Deklarasi Damai Anti Hoaks, pada Pemilu 2019 ini," tuturnya.

Pria yang akrab disapa Gus Haris ini kembali mengungkapkan, informasi hoaks itu sama dengan fitnah. Fitnah itu sangat kejam, karena mereka mengambil berita hoaks secara mentah. Tanpa disaring, tanpa tabayun. Karenanya, harus diklarifikasi sebelumnya, apakah berita itu bohong atau tidak.

"Banyak dari mereka, meskipun mempunyai pendidikan yang cukup tinggi, mereka tidak menyaring berita-berita yang ada, kemudian meneruskan begitu saja. Ini adalah salah satu yang menyebabkan kehancuran Bangsa ini. Dari banyaknya informasi hoaks itu,  kami sengaja mengajak para Santri di PonPes Zainul Hasan Genggong ini, menggelar Deklarasi Damai Anti Hoaks pada Pemilu 2019," tutup Gus Haris. (Han./Anam/Uus).

0 komentar:

Posting Komentar