Jumat, 22 Februari 2019

Uang Hibah Di Kuasai Koordinator, Pengurus Pokmas Di Sumenep Ngadu Ke Polisi.



Sumenep, harianmerdekapost.com. Pengurus Kelompok Masyarakat (Pokmas) Putra Pangelen di dampingi Kuasa Hukumnya mendatangi Polres Sumenep, Jumat (22/2/2019).

Ketua Pokmas M. Jahri bersama Bendaharanya Zarkasyi di dampingi Kuasa Hukumnya mendatangi Mapolres Sumenep untuk mengadukan dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Hibah dari Pemprov Jawa Timur tahun 2018.

Kuasa Hukum pelapor, Supyadi mengatakan bahwa awalnya pengurus Pokmas Putra Pangelen selesai menandatangani NPHD di Pemrov Jawa Timur untuk mendapatkan Hibah Jasmas.

Kemudian Ketua dan Bendahara Pokmas tersebut melakukan pencairan Dana Hibah dari Pemprov Jatim senilai Rp. 200 Juta pada Anggaran tahun 2018 untuk pekerjaan Proyek Pengaspalan Jalan di Desa Prenduwan, Kecamatan Pragaan.

"Namun setelah pencairan, dana tersebut dikuasai satu orang, yakni Koordinatornya (TH). Sampai sekarang pengurus tidak tahu menahu Dana itu di salurkan kemana saja," terang Supyadi.

Supyadi menambahkan, usai mencairkan Dana Ratusan Juta itu Ketua dan Bendahara Pokmas tersebut hanya di beri uang senilai Rp. 5 Juta oleh TH. Dan sisanya dibawa oleh Koordinator tersebut.

Supyadi mengatakan bahwa Ketua Pokmas dan pengurus yang lain tidak di libatkan dalam pekerjaan Proyek tersebut. Dan tiba-tiba bahan untuk pengerjaan Proyek datang ke Lokasi.

"Karena dikhawatirkan terjadi hal-hal akan melakukan tindakan melawan Hukum di kemudian hari, maka kita mengadu ke Polres Sumenep," tambahnya.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Moh. Heri membenarkan adanya aduan tersebut.

"Iya benar kami telah menerima aduan terkait Dana Hibah Pokmas Putra Pangelen tersebut," pungkasnya. (Han).

0 komentar:

Posting Komentar