Rabu, 20 Februari 2019

Pencuri Ratusan Juta Rupiah Di PonPes Malang Mahasiswi, Uang Di Pakai Belanja Dan Berobat.



Malang, HarianMerdekapost.com Pencuri Ratusan Juta Rupiah di Pondok Pesantren Al-Islahiyah, Singosari Kabupaten Malang, ternyata seorang Mahasiswi. Pekalunya adalah Siska Zumrotul Fauziah (22), Mahasiswi semester 8 sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Malang.

"Yang bersangkutan salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta semester 8, masih aktif," kata Kanitreskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono di Mapolsek Jalan Candirenggo, Singosari, Rabu (20/2/2019).

Pelaku sebelumnya tertangkap CCTV mengambil gepokan uang di Pondok Pesantren Al-Islahiyah, Jalan Kramat, Pagentan, Singosari, Kabupaten Malang. Aksi pelaku di ketahui saat salah satu petugas hendak membuka laci lemari, tetapi konci yang awalnya di taruh di atas lemari tidak di temukan.

Pengurus Pondok akhirnya sepakat menjebol pintu lemari yang berisikan uang operasional pondok. Saat pintu lemari berhasil di buka, uang sekitar Rp. 130 Juta raib dari tempatnya dan selanjutnya di laporkan ke Polsek Singosari.

Rekaman vedio aksi Siska pun tersebar di media sosial hingga menjadi viral. Tidak butuh waktu lama, Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkap di tempat persembunyiannya di Tuban, Senin (18/2).

Pelaku yang sehari-hari tinggal di kost di jalan Joyo Tamansari, Lowokwaru, Kota Malang sengajak bersembunya dirumah orang tuanya.

"Dari hasil penggeledaha di temukan barang bukti yang terkait dengan tindak pidana tersebut, selanjutnya tersangka dan barang bukti di amankan guna pemriksaan dan pengembangan", terangnya.

Pelaku mengaku masuk ruangan kantor dan mencari kunci laci lemari. Setelah kunci di temukan digunakan membuka pintu lemari yang berisi uang. Pelaku kabur dengan membawa uang curian berikut kunci milik PonPes Al-Islahiyah melalui pintu semula.

"Sebenarnya ada satu pondok yang di masuki tersangka, karena sulitnya akses masuk ke situ, juga karena ada CCTV, tersangka akhirnya masuk ke PonPes Al-Islahiyah", uangkapnya.

Sementara itu, PonPes Al-Islahiyah saat laporan mengaku uang yang hilang sebesar Rp. 130 Juta. Tetapi setelah dilakulan pengembanga total kehilangan sekita Rp. 213 Juta.

Sementara barang bukti yang berhasil disita petugas dari pelaku sebanyak Rp. 146.050.000,-. Pelaku mengaku menggunakan untuk belanja sekitar Rp. 1-2 Juta, untuk berobat dan setor tunai ke rekening pribadi Rp. 6-7 Juta. (Han).

0 komentar:

Posting Komentar