Selasa, 05 Februari 2019

Ndaut Saat Hujan, Seorang Petani disambar Petir dan Meninggal di TKP di Pasuruan.




Pasuruan harianmerdeka post.com
Nahas menimpa Mutiran (35) Warga Dusun Karang Anyar, Desa Rejoso Kidul, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Pasalnya ia harus meregang nyawa sesaat setelah dirinya disambar Petir, Selasa, 5/2/2019.

Kejian maut ini terjadi saat hujan lebat disertai petir mengguyur Kota Pasuruan selama beberapa jam, termasuk di Kecamatan Rejoso. Dan pada sekira pukul 15:45 Wib korban ndaut disawah yang tak jauh dari rumahnya tepatnya disebelah barat SMPN II  Rejoso, terjadilah Kilat yang menggelegar dan menyambar sekujur tubuh korban, Alhasil korban yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya dan langsung meninggal di TKP. Mengetahui kejadian itu Sontak  keluarga dibantu oleh warga lainnya memboyong korban kerumah duka. Tangis dan jeritan histeris mewarnai seisi rumah korban. 

Menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan saat kejadian korban memang terlihat sedang ndaut namun petir dengan keras menyambarnya. 

"Saya memang lihat pak dari arah kejauhan, Pak mutiram ini sedang ndaut dan saya juga lihat bagaimana petir menyambar." Terangnya.

Lebih lanjut pria paruh baya ini menjelaskan bahwa kejadian tragis itu murni kecelakaan tanpa unsur kejahatan atau penganiayaan dari siapapun. Iapun menegaskan bahwa pihak keluarga korban sudah ikhlas menerima musibah yang menimpa keluarganya dan menyadari bahwa yang terjadi merupakan suratan takdir dari yang Maha Kuasa. 

"Jelas kejadian ini merupakan kecelakaan murni, bukan kejahatan atau penganiayaan dari siapapun, dan pihak keluarganya juga sudah ikhlas dengan musibah ini bahwa ini semua merupakan takdir dari Gusti Allah mas." Pungkasnya.
Reporter: han/anam:
Editor: abd basid:

0 komentar:

Posting Komentar