Kamis, 21 Februari 2019

Jadi 'Tumbal' Proyek Pembangunan Jalan Tol, Jalan Rusak Ini Masih Harus 'Sabar'.



Malang, Harian Merdekapost.com. Sejumlah jalur yang menghubungkan Kecamatan Lawang, Singosari hingga Pakis banyak di keluhkan masyarakat karena kondisinya sebagian besar sudah rusak cukup parah.

Kerusakan sebagian besar  badan jalan pada jalur alternatif itu merupakan dampak dari meningkatnya volume kendaraan. Sebagian besar pengguna jalan memilih jalur alternatif karena menghindari kemacetan di jalur utama dan juga di sebabkan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang.

Salah satu warga Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Huda menyampaikan, saat ini kondisi jalan jalur alternatif di wilayahnya sudah rusak sangat parah. Dikatakannya, belum ada tanda-tanda perbaikan atau perhatian dari instansi terkait.

"Kalau pagi ya biasanya mobil pribadi dan roda dua, kalau bus itu ketika malam hari, pasti ada yang melintas," ucap Huda.

Kondisi jalan yang rusak itu semakin parah saat musim hujan seperti sekarang. Tidak jarang ketika hujan deras, air bercampur lumpur memenuhi jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

Selain kondisi jalan yang rusak, pada jam tertentu arus lalu lintas di jalur alternatif itu sangat padat. Di antaranya saat antara pukul 07.00 - 08.00 WIB dan pukul 16.00 - 17.00 WIB.

Menanggapi keluhan masyarakat itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Romdhoni menuturkan bahwa pihaknya tidak menampik Proyek Pembangunan Jalan Tol tersebut berdampak timbulnya kerusakan jalan di sejumlah jalur alternatif. Nantinya setelah Jalan Tol selesai di bangun, rencananya sejumlah jalur alternatif yang rusak itu akan di benahi.

"Prinsip pelaksana Proyek Jalan Tol setuju untuk ikut melakukan perbaikan. Tapi karena saat ini pelaksana Proyek masih mengejar target pengerjaan Jalan Tol, maka perbaikan Jalan terdampak Tol itu akan dilakukan setelah Proyek selesai," ucap mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang ini. (Han).

0 komentar:

Posting Komentar