Senin, 11 Februari 2019

CERMIN PEMUDA YAHYA: (PEMUDA YANG HIDUP)


Oleh  : Ihsanuddin
            
(Alumni Ponpes YTP, Kertosono,       
            Nganjuk.)


     Harianmerdekapost.com Pada zaman sekarang ini sering kita melihat manusia tergila-gila dengan tokoh pujaannya, sebagai bintang idolanya, disanjung dan ditiru semua tingkah lakunya, mulai dari cara berpakaian, berbicara, hobby dan segalanya.

     Sementara itu bagi pemuda-pemudi Islam, sejatinya sudah mempunyai tokoh  idola sendiri yang seharusnya disanjung dan diikuti segala perintahnya adalah Muhammad Rasulullah s.a.w.

Firman Allah :

لقد كان لكم في رسول الله أسوة حسنة..

*"Sesungguhnya dalam diri Rasulullah itu terdapat tauladan yang sempurna. (QS. Al-Ahzab 21).

     Selama ini kita lebih mendalami sejarah perjuangan dan kehidupan beliau setelah pengakuannya menjadi Rasul Allah, ketika beliau berumur 40 tahun. Sedang masa kanak-kanak dan masa mudanya  yang kita ketahui bahwa beliau seorang pemuda yang cerdas, berdikari, jujur, ulet, bertanggung-jawab serta jauh dari perbuatan-perbuatan maksiat.

     Sebenarnya cukuplah bagi umat Islam untuk meneladani segala sikap dan sifat-sifat beliau yang terpuji itu.

     Meskipun demikian, Allah telah menerangkan lebih terperinci, konsep pembinaan generasi muda Islam dalam surat Maryam sebagai berikut :

ذكررحمة ربك عبده زكريا .  إذ نادى ربه نداء خفيا.

"Penjelasan tentang rahmatTuhan kepada hambanya Zakaria, yaitu ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut" (QS.Maryam : 2 - 3).


    Yang diminta nabi Zakaria dari Allah adalah  karunia seorang putra, generasi muda penerus dan pelanjut estafet perjuangan menegakkan aqidah dan agama Allah.
     
     Maka doa beliau diantaranya berbunyi : 

ويرثني ويرث من آل يعقوب واجعله رب رضيا
Artinya:
        "Yang mewarisi sebagian dari keluarga Ya'qub, jadikanlah ia ya Tuhanku, seorang yang di ridhahi"(QS. Maryam : 6).

     Jelaslah disini, bahwa hanya pemuda yang mendapat Ridha Tuhannya "Robbi rodhiya" yang sanggup mengemban amanat ini, yang Mampun membawa umat menuju kepada kesejahteraan dan keselamatan.

    Tapi masih ada pertanyaan dalam benak kita, siapa pemuda yang diridhoi itu..?

     Ayat berikutnya menjawab bahwa Pemuda yang Robbi rodhiya itu adalah :
    1. Pemuda yang Yahya, artinya yang hidup, tidak melempem atau mati,   tapi dinamis, tidak statis, bergerak maju dan terus bekerja, hidup hatinya, hidup gilirannya, apalagi semangatnya.

يزكرياانانبشرك بعلم اسمه يحيى لم نجعل له من قبل سميا.

"Hai Zakaria, sesungguhnya kami menerima kabar gembira kepadamu, akan memperoleh seorang putra yang namanya Yahya, yang belum kami menciptakan orang yang serupa sebelumnya"
(QS. Maryam 7).

     Pemuda Yahya, bukanlah pemuda pengecut apabila menghadapi tantangan dan rintangan dalam segala perjuangannya.
Pemuda Yahya berjiwa besar, ingat sebuah kata bijak: 
"Si pengecut akan mati seribu kali, tapi pemberani hanya mati sekali"

     2. Pemuda yang "Robbi rodhiya" adalah pemuda yang menjadikan al-kitab (Al-Quran)  sebagai iman, pedoman dan falsafah hidupnya.

 ييحيى حذالكتاب بقوة

    "Hai Yahya ambillah kitab dengan kuat".

     Untuk itu Pemuda yang hidup(Yahya), adalah pemuda yang berpegang teguh dan mencintai Al-Quran, memahami serta mengamalkannya.

     3. Pemuda Yahya , mendapat didikan sejak kecil, terbina akhlaqnya dengan akhlaq yang mulia, diisi hatinya dengan cahaya keimanan dan khikmah.

واتينه الحكم صبيا
"Dan kami berikan kepadanya khikmah selagi ia masih kanak-kanak".

     Maka dari itu , hendaknya para orang tua dan pendidik memperhatikan himbauan ini, bahwa pendidikan harus dimulai sedini mungkin.

     4. Pendidikan yang diberikannya penuh dengan kasih sayang, serta jaga dari lingkungan yang merusak Akhlaq, tercela dan perbuatan dosa.

وحنانامن لدناوزكوة

     "Dan kasih sayang yang mendalam dari sisi kami serta kami sucikan dari dosa.

     Lingkungan Pemuda yang "Yahya"  harus baik dan mendidik, bukan lingkun
[11/2 11.03] Ihsan:                              gan pemuda yang sebaliknya (maut) atau Laa Yamutu walaa Yahya, hidup serasa mati, yang berdampak rusaknya mental dan akhlaq.

     5. Pemuda Yahya adalah pemuda yang tumbuh dalam ketaqwaan kepada Allah.
وكان تقيا
"Dan dia adalah seorang yang bertaqwa"

     Ketaqwaan kepada Allah harus prioritas, dengan memperbanyak ibadah yang benar.

     6. Pemuda yang berbakti kepada kedua orangtuanya.
Ibu yang mengandung selama 9 bulan 10 hari, dengan susah payah saat melahirkan serta menyusuinya.
Sementara ayah, susah payah mencari nafkah demi keluarganya.
Untuk itu betapa besarnya dosa seorang anak/ pemuda yg durhaka kepada keduanya.

     7. Pemuda Yahya  adalah , pemuda yang tahu sopan santun , rendah hati, pemaaf dan bertanggungjawab.

      Pemuda Yahya akan mampu mengemban amanat, menegakkan Panji Islam menuju Baldatun Thoyyibatun warobbun Ghofur.

Nashrun minallah  wafathun qoriib(Sudono Syueb/ed)

0 komentar:

Posting Komentar