Selasa, 05 Februari 2019

Catatan Budaya: Visi Orang Jawa


Oleh: Didik Ahmadi, MComm

(Pengamat Budaya Jawa dan KBPII, Yogyakarta)


Harianmerdekapost.com Orang Jawa selalu punya pengharapan baik atas kehidupan yang akan dijalani di masa mendatang. Dan juga dengan segala pemahamannya, mereka mengerti apa yang perlu dijadikan bekalan bekalan bagi dirinya. Itulah visi.

Penanaman visi kehidupan yang diberikan kepada orang Jawa dilakukan melalui kisah kisah kepahlawanan baik itu sosok yang benar hidup dulu pada zamannya, ataupun melalui kisah cerita, misalnya kisah pewayangan.

Orang Jawa memiliki cara pandang positif atas profesi-nya dan berpengharapan baik bahwa kariernya akan menanjak sampai pada puncaknya. Dalam lakon pewayangan, sosok orang desa datang ke kota yang kemudian mengembangkan profesinya digambarkan dengan sesosok Sumantri, pada lakon terkenalnya "Sumantri Ngenger". Awalnya Sumantri adalah sesosok pemuda desa yang digembleng  oleh begawan Suwandagni di Padepokan Jatisrana. Kemudian dia ngenger di kerajaan Maespati ikut mengabdi kepada Prabu Arjuna Sasrabahu. Dan, pada puncak kariernya Sumantri menjadi seorang Patih dengan sebutan Patih Suwanda.

Bekalan yang dia miliki ada tiga karakter: guna, kaya lan purun. Sebagaimana yang tersurat dalam serat Tripama, "Yogyanira kang para prajurit.."

Begitulah, ceritanya.. sangat baik bagi kita, khususnya generasi  muda untuk memiliki visi ke depan.. dalam bentuk mobilitas vertikal..bahwa karier profesi itu akan terus menanjak bila ditekuni..(Sudono Syueb/ed)

0 komentar:

Posting Komentar