Senin, 04 Februari 2019

BNN Provinsi Jawa Timur Berhasil Membongkar Predaran 18 Kg Sabu Yang Dibungkus Didalam Kemasan Teh

Harianmerdekapost.com  SURABAYA - BNN Provinsi Jawa Timur kembali membongkar peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.


Kepala BNN Provinsi Jatim, Brigjen Pol Bambang Budi Santoso mengatakan, timnya telah menggagalkan transaksi dan peredaran narkotika di Jawa Timur dengan total barang bukti sabu sekitar 18 kilogram.


Brigjen Pol Bambang Budi Santoso mengungkapkan, timnya yang dipimpin Kabid Pemberantasan, AKBP Wisnu Chandra bergerak sejak beberapa bulan terakhir untuk melakukan pengintaian.

"Kami membuntuti mulai bulan November hingga Desember setelah menerima informasi," ujar Bambang kepada awak media, Senin (4/2/2019).


Bambang menambahkan, peredaran dan transaksi yang dilakukan lima pelaku, yakni Febriadi, Hasan, Andi Gunawan, Iskandar, dan Wati Sriayu bukanlah yang pertaman kalinya.

"Sudah bukan sekali dua kali, tapi sudah beberapa kali," sambungnya.


Ia menyatakan, timnya sempat mengalami kendala saat hendak menuju ke lokasi yang ditargetkan.

Sebab, medan yang ditempuh sangatlah sulit, terlebih dibarengi cuaca ekstrem.


"Saat dipastikan masuk ke sana mengalami kendala, terlalu lama dan takutnya bias, oleh sebab itu saya perintahkan tim meluncur ke wilayah Sumatera (Dumai) dan ke Madura (Sampang)," tandasnya.

Bambang mengatakan, penangkapan itu merupakan penangkapan dan pengungkapan terbesar di awal tahun 2019.


Terpisah, Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra mengatakan, ia dan personelnya baru sampai Jawa Timur setelah penangkapan.


"Hari ini kami baru sampai di Jatim, sebenarnya pengintaian ini sudah berlangsung lama," pungkasnya.


Terkait transaksi dan pengiriman narkotika ke Jawa Timur dengan skala yang cukup signifikan, Wisnu mengungkapkan pihaknya telah melakukan pendalaman terlebih dulu.


"Kami memperoleh informasi bila pengendaliannya dan sumber dana berasal dari Madura," tandasnya.

sejumlah barang bukti disita dari lima pelaku yang telah tertangkap.


Ada pula, sabu yang dikemas dalam bungkus Thai Tea berwarna hijau, yang bertujuan untuk mengelabui petugas.


Sebelumnya, BNN Provinsi Jawa Timur telah menangkap lima pelaku peredaran sabu di Jawa Timur.

Kelima pelaku itu adalah Febriadi (35) warga Dumai, Riau, Hasan (33) asal Sampang, Madura, Andi Gunawan (48) asal Dumai, Riau, Iskandar (55) asal Rupat, Bengkalis, dan Wati Sriayu asal Brebes, Jawa Tengah.


Ketika didalami, pihak BNNP Jatim mendapati pendana yaitu, Aldo dan Erlin.


Selanjutnya BNNP jatim langsung melakukuan penggerebekan di sebuah rumah di desa bira tengah, sokobanah, sampang, dan mengamankan 4 orang. 2 orang adalah pesangan suami istri yaitu Aldo dan erlin yg di duga pengedali barang haram tersebut, sedankan yg 2 yaitu edi dan anton yg merupakan saudara ipar.


Brigjen Pol Bambang Budi Santoso juga mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut.


Reporter han:

Editor misbah:

0 komentar:

Posting Komentar