Kamis, 28 Februari 2019

Anggaran Rp. 16 Milyar Untuk Pompa Air, Komisi III DPRD Sumenep Meminta Pengawasan Di Perketat



Sumenep, harianmerdekapost.com. Pemerintah Kabupaten Sumenep menganggarkan dana pembelian pompa air untuk mengantisipasi banjir. Sehingga Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep meminta pengawasan realisasi pembelian pompa air senilai Rp. 16 Milyar di perketat.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Jauhari mengatakan, dana yang sangat besar itu harus diawasi dengan ketat supaya realisasi pembelian pompa air sesuai dengan yang diharapkan.

"Pengadaan dan pekerjaan sesuai dengan Juknis yang telah ditentukan oleh Pemerintah, dan harus ada pengawasan yang ketat," kata Jauhari.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sumenep di tahun 2018-2019 melalui Dinas PU Cipta Karya telah menganggarkan dana sebesar Rp. 16 Milyar.

Dana tersebut akan di alokasikan untuk pengadaan pompa air pengendalian banjir di Wilayah Kota Sumenep dan pembagunan rumah pompa, serta penguatan tanggul.

Pembangunan rumah pompa air akan di tempatkan di beberapa titik. Seperti, di sebelah timur Jalan Jati Emas, Desa Pengarangan, Kecamatan Kota. Pompa air tersebut akan berfungsi secara otomatis jika terjadi hujan lebat, khususnya di Wilayah Kota Sumenep.

Jauhari berharap, pengawasannya dimulai dari proses lelang, agar pemenang tender benar-benar CV atau PT yang memenuhi syarat administrasi dan Profesional, sehingga mengutamakan kualitas, yang nantinya pekerjaan Proyek juga selesai tepat waktu.

Terpisah, Kepala Dinas PU Cipta Karya Bambang Irianto mengatakan, anggaran pengadaan pompa air itu telah di anggarkan tahun ini. Saat ini tinggal proses realisai.

Program ini bertujuan untuk mengantisipasi banjir dan mengurangi debit air disaat musim hujan, karena debit air di musim hujan dipastikan naik.

"Ketika terjadi ketinggian air tertentu, maka pintu air akan tertutup sendiri, sehingga air yang sudah mengalir ke arah timur tidak kembali lagi. Sedangkan air yang dari arah barat akan di pompa mengunakan pompa air itu," katanya.

Bambang menambahkan, pihaknya juga akan melakukan normalisasi atau pembangunan saluran air di sejumlah titik di empat penjuru.

"Dengan ini diharapkan Kota Sumenep akan bebas dari banjir," tambahnya. (Han/Tim).

0 komentar:

Posting Komentar