Senin, 03 Desember 2018

Catatan budaya: Hamemayu Hayuning Bawono



Oleh: Didik Akhmadi, M.Comm

(Pengamat Budaya Politik dan KB PII Yogyakarta)

Harianmerdekapost.com Sambil menunggu referensi ilmiahnya, kita perlu menggali gali apa makna "hamemayu hayuning bawono".

Sepintas lewat mbah Google atau pun lewat pantauan cerita di gelaran wayang, "hamemayu hayuning bawono" itu merupakan sasaran puncak dari aktivitas kita yang memiliki berbagai tahapan tahapan. Itu, setidaknya dari gelaran yang dijalankan oleh Ki Manteb Sudarsono dan dalang muda Ki Yaqut Ganta Nuraidin.

Untuk menuju "hamemayu hayuning bawono" itu perlu dimulai dari 'hamemayu hayuning jiwo rogo', 'hamemayu hayuning wargo', 'hamemayu hayuning sasomo', 'hamemayu hayuning bangsa', 'hamemayu hayuning nagoro' lan pungkasanne 'hamemayu hayuning bawono'.

Sekedar catatan, mungkin sesorah "hamemayu hayuning bawono" itu bisa kita maknai dengan pemaknaan yang lebih dalam lagi.(Sudono Syueb/ed)

0 komentar:

Posting Komentar