Sabtu, 01 Desember 2018

Aliansi Cinta NKRI Gruduk Kedubes Australia Di Surabaya


Surabaya, harianmerdekapost.com Aksi demo yang mengatas namakan Aliansi NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia) di depan kedutaan besar Australia  yang melibatkan baik dari kalangan akademisi dan masyarakat Jawa Timur yang berada diJl. Dr. Ir. Soekarno surabaya Timur.( 30/11/2018)

Masa aksi sangat kecewa atas apa yang di lakukan oleh pemeritahan Australia dan juga terhadap ketum pantai Gerindra Prabowo Subianto, capres tahun 2019 yang akan datang.

Pemerintah Australia yang  berencana  memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem, mengundang polemik karena di duga sebuah bentuk dukungan terhadap Donald Trump dan juga Pemerintahan Australia yang bersikap  kontraproduktif dengan  upaya dan usaha 128 Negara yang mendukung di wilayah palestina-Israel. sikap itulah yang menjadi tuntutan masa aksi kerena sudah menyakiti hati Umat Islam Indonesia yang mendukung kemerdekaan Bangsa palestina.

Pemerintah Republik Indonesia yang hingga saat ini terus berupaya dalam mewujudkan perdamaian dan kemerdekaan Bangsa Palestina sangat menyayangkan hal tersebut, namun yang paling dan sangat menyakitkan adalah sikap salah satu calon presiden yang mendukung sikap pemerintah Australia.

Bahkan masa aksi melakukan dan sujud bersama di depan kantor kedutaan besar Australia  sebagai do'a terhadap umat islam yang ada di Palestina supaya di berikan kedamaian dan kemerdekaan.

"Jazuli. (Orator dari Aliansi NKRI) juga menyampaikan bahwa ini adalah  bentuk protes kami terhadap Prabowo karena telah mendukung kedutaan Australia "ucapnya.

Ada beberapa pernyataan sikap yang di lakukan oleh masa aksi di depan dubes Autralia:
-Menagih janji Konjen di Surabaya  untuk menjelaskan rencana  Pemerintah Australia terkait Kedutaan tersebut.

-Sebagai Umat Muslim yang moderat kami tidak akan memaksa apabila Prabowo sebagai salah satu calon Presiden untuk meninta maaf karena permohonan maaf atas setiap kesalahan yang sering dilakukan sudah sangat sering kami dengar.

-kami merasa menyesal dan dibohongi para ulama yang seringkali bernarasi membela Islam serta meminta kami untuk mendukung Probowo, namun saat ini kami sepakat dengan perkataan ketua umum PBB.

-Kami meminta para ulama yang mendukung  Prabowo-Sandi berhentilah memainkan narasi bahwa Prabowo-Sandi  membela islam serta berhentilah memanfaatkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin  dalam berpolitik serta dalam mengejar kekuasaan

-kami umat muslim dan warga Jawa Timur mulai saat ini memanfaatkan setiap kesalahan Probowo karena kami yakin bahwa Probowo akan terus membuat kesalahan kerena  memang itulah sifat aslinya.

-Kami pastikan bahwa kami akan bekerja sekuat tenaga bersama umat muslim Jawa Timur beserta seluruh elemen yang ada di Jawa Timur untuk memberikan hukuman dengan tidak memilih Prabowo karena telah melukai hati umat muslim. (jhohari)

0 komentar:

Posting Komentar