Kamis, 01 November 2018

Hari ini,Pihak swasta di periksa pihak kejari Terkait Korupsi DANA JASMAS Pemkot SURABAYA

Kamis 01Nopember 2018 .10"50wib


Surabaya HarianMerdeka post.com
Setelah keluarnya hasil audit BPK, Kejari Tanjung Perak kembali melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah dalam bentuk Jaringan Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) Pemkot Surabaya Tahun 2016. 



Dilansir dari berita RMOL. Penyidikan itu akan memanggil pihak swasta yang diduga sebagai pengatur proyek Jasmas yang digunakan untuk pengadaan 
terop, kursi, meja dan sound system.

"Besok (hari ini, red) kami akan periksa pihak swasta,"ujar Kajari Tanjung Perak, Rachmat Supriady. Rabu (31/10).

Diberitakan sebelumnya, Penanganan kasus korupsi Jasmas ini ditingkatkan ke penyidikkan berdasarkan surat perintah yang telah ditanda tangani Kajari Tanjung Perak, Rachmad Supriady, SH  MH, dengan Nomor Print-01/0.5.42/Fd.1/02/2018 tertanggal 8 Februari 2018 lalu. 

Penyimpangan dana hibah ini bermodus pengadaan. Ada beberapa pengadaan yang dikucurkan oleh Pemkot Surabaya, diantaranya untuk pengadaan terop, kursi, meja dan sound system. 

Sejumlah orang pun telah diperiksa oleh penyidik, termasuk Anggota DPRD dan beberapa Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.(spt)

0 komentar:

Posting Komentar