Senin, 15 Oktober 2018

ZONA MERAH PEMASANGAN APK DI PAMEKASAN



Pamekasan, Harianmerdekapost.com - Pemasangan alat peraga kampanye (APK) berupa baleho atau Reklame didalam Kota merupakan larangan yang dibuat berdasarkan hasil kesepakatan antara KPU dengan pemerintah kabupaten Pamekasan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga etika, estetika dan kebersihan kota kabupaten pamekasan. Namun larangan tersebut nampaknya tidak berlaku bagi Calon anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Seperti pemasangan baleho (APK) Ketua DPC PKB kabupaten Pamekasan yang maju sebagai calon anggota DPRD provinsi Jawa Timur Dapil XIV Madura. Baleho berupa reklame tersebut berada di Jl. masigit (Jembatan sudi mampir).

Meskipun lokasi tersebut (Jl. Masigit) merupakan lokasi yang tidak diperbolehkan dipasang APK,  namun realitanya Justru pemerintah sendiri memberikan izin untuk memasang baleho di tempat tersebut.

Hal itu mengindikasikan bahwa Bawaslu dan Pemkab telah mengistimewakan partai PKB, apalagi baleho yang berada di Jl. Masigit adalah Baleho dari ketua DPC PKB Kabupaten Pamekasan (H. Ali Wafa)
Menanggapi hal tersebut,  Ketua DPD PAN Pamekasan (Heru Budi Prayitno) mengatakan, Pemerintah harus tegas mengatasi persoalan tersebut sehingga tidak terkesan diskriminatif.

"Kalau pemasangan APK tersebut di tempat yang dilarang, maka Pemerintah harus tegas menurunkan Baleho itu, aturannya kan sudah jelas" tutur Heru

Untuk diketahui bahwa pemasangan Alat peraga kampanye (APK) di dalam kota Kabupaten Pamekasan Merupakan Larangan yang dibuat berdasarkan Keputusan KPU Kab Pamekasan Nomor:70/PL.02.2-Kpt/3528/KPU-Kab/IX/2018 tentang Petunjuk teknis penempatan alat peraga kampanye dan penyebaran bahan kampanye pemilu tahun 2019.

Pada bagian ketiga surat keputusan tersebut menjelaskan bahwa "lokasi pemasangan alat peraga kampanye diwilayah kabupaten pamekasan hasil kordinasi KPU Pamekasan dengan pemerintah daerah Kab Pamekasan memutuskan zona yang dilarang untuk pemasangan alat peraga kampanye dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota".

Adapun tempat yang dilarang untuk dipasang APK adalah, 

1. Sebelah timur,  Jl Jokotole, Jl Talang Siring (Mulai pertigaan asem manis sampai dengan pertigaan Jl. Raya tambung) dan Jl. Bonorogo

2. Untuk sebelah barat,  Jl. Kabupaten,  Jl. Amin Jakfar,  Jl. Mandilaras,  Jl. Pintu Gerbang, Jl. Dirgahayu dan Jl. Nyalabu

3. Untuk sebelah utara,  Jl. KH. Agus Salim,  Jl. Stadion,  Jl. Kesehatan,  Jl. Sersan Mesrul,  Jl. Ronggosukowati dan Jl. Raya nyalaran

4.sebelah selatan, Jl. Trunojoyo,  Jl. Niaga,  Jl. Seruni,  Jl. Purba,  Jl. R. Abd Azis dan Jl. Segara.

Demikian tempat dan lokasi dalam kota di Kabupaten Pamekasan yang harus bersih dari Alat peraga Kampanye dari salah satu peserta pemilu tahun 2019. (Jurnalis. Moh. Hewi)

0 komentar:

Posting Komentar