Selasa, 05 November 2019

TIMCOBRA POLRES LUMAJANG TAMBAH 2 TERSANGKA KASUS QNET





  LUMAJANG,harianmerdekapost.com-  Tim Cobra Polres Lumajang kembali menggelar press release terkait perkembangan kasus bisnis skema piramida milik perusahaan QNET (PT QN International Indonesia) yang ditangani oleh Tim Cobra Polres Lumajang. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di kandang Cobra Mapolres Lumajang tersebut, Kapolres menetapkan 14 orang tersangka yang terlibat kasus tersebut.


 Ke 14 orang tersebut berasal dari 3 perusahaan yang berbeda namun dalam satu sindikat white collar crime yang menjalankan bisnis QNet dengan berbagi peran. Yang telah ditetakan tersangka 5 orang dari PT QN International Indonesia, 8 orang berasal dari PT Amoeba Internasional, 1 orang dari PT Wira Muda Mandiri.

  Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM menjelaskan Tim Cobra akan menyidik pihak-pihak yang bermain dalam penipuan investasi yang dijalankan oleh perusahaan QNet
“kami akan menyidik kasus ini sampai ke akar-akarnya. saya tidak segan-segan menyidik pihak-pihak yang bermain dalam penipuan investasi dengan skema piramida yang dijalankan oleh perusahaan QNet. termasuk pihak-pihak yang memberikan izin tapi sebenarnya dia tahu kalau perusahaan ini menjalankan bisnis yang melanggar aturan per undang-undangan di Indonesia” ungkap
Arsal putra asli makassar tepatnya dari kota Kalosi di Kabupaten Enrekang.

  “Tim Cobra telah menahan satu dari empat belas orang yang menjadi tersangka. Ia adalah Mohamad Karyadi selaku Direktur PT Amoeba. Dari ke empat belas orang tersebut terdapat satu orang warga negara asing yakni dari Malaysia. Ia adalah Stevenson Charles selaku Direktur Utama PT QN International Indonesia. Saya berharap kepada ke tiga belas orang yang belum kami tangkap, agar segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat atau ke Mapolres Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya” tegas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

  Sebagai catatan, ke 14 orang tersangka yang dimaksud sebagai berikut :

#A. 8 TERSANGKA DARI DIREKSI PT AMOEBA INTERNASIONAL, YAITU :
1. Gita Hartanto alias Tobing (pria, 49 th) sebagai Direktur PT Amoeba
2. Tri Hartono (pria, 49 th ) sebagai Direktur PT Amoeba
3. Deni Hartoyo (pria, 39 th) sebagai Direktur PT Amoeba
4. Muh Ansori (pria, 49 th) sebagai Direktur PT Amoeba
5. Ahmad Junaidi (pria, 44 th) sebagai Direktur PT Amoeba
6. Kristian Ali Nafa (pria, 38 th) sebagai Direktur PT Amoeba
7. Edhy Yusuf (pria, 47 th) sebagai Direktur PT Amoeba
8. Mohamad Karyadi (pria, 48 th) sebagai Direktur PT Amoeba (tertangkap)

#B. 1 TERSANGKA DARI DIREKS PT WIRA MUDA MANDIRI, YAITU :
9. Suyanto (pria, 40 th) sebagai Direktur PT Wira Muda Mandiri

#C. 5 TERSANGKA DARI PT QN INTERNATIONAL INDONESIA, YAITU :
10. Stevenson Charles (WN Malaysia) sebagai Direktur Utama PT QN International Indonesia
11. T.A Ganang Rindarko (pria, 52 th) sebagai Komisaris sekaligus merangkap sebagai manajer Operasional PT QN International Indonesia 
12. Tommy alias Santokh alias Singh Bail (pria, 60 th) sebagai Direktur PT QN International Indonesia
13. Ina Herawati Rachman (wanita, 43 th) sebagai Direktur PT QN International Indonesia
14. Hendra Nilam (pria, 65 th) sebagai Direktur PT QN International Indonesia.(umar)



Polisi Jujur, Kembalikan Uang Yang Terjatuh Dijalan Tanpa Ada Identitas.





 Gresik,harianmerdekapost.com - Polsek Duduk sampeyan, KA SPK C polsek Duduk sampeyan dan juga merangkap Anggota Reskrim Polsek Duduk Sampeyan Polres Gresik, Aipda Ariyanto menyerahkan uang senilai Rp 50 juta kepada pemiliknya yang ditemukannya pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2019 sekita pukul 16.00 wib, di jalan raya Randu Agung Kec Kebomas- Gresik Kamis (30/10/2019) siang.


Bicara mengenai uang dijaman sekarang apa yang kamu lakukan jika mendapatkan uang sebanyak 50 juta pada amplop tanpa indentitas di pinggir jalan raya. Mengambilnya atau mengembalikannya secara utuh ?
Jika kamu memilih mengembalikannya maka kalian termasuk orang-orang yang pantas diacungin jempol sama seperti salah satu anggota Polisi Polsek Duduk Spyn Aipda Ariyanto yang menemukan 50 Juta di jalan raya Randu Agung Kec Kebomas- Gresik dimana uang tersebut tersimpan rapi di dalam  amplop warna coklat tanpa ada indentitas pemiliknya.

Saat ia temukan Aipda Ariyanto  tak pernah terpikir bahwa isi amplop warna coklat yg tergeletak dipinggir jalan raya tersebut adalah uang senilai 50 JUTA , ia curiga dengan Amplop tersebut karna tampak bagus tertuliskan salah satu bank yg tergeletak dipinggir jalan. kemudian amplop dibuka ternyata berisi uang cash 50 Juta pecahan Rp 100.000,-  kemudian amplop tersebut diambil dan dibawa pulang, setelah itu Aipda Ariyanto menginformasikan lewat Mensos Gresik sumpek dan Humas Polsek Duduk spyn.

Alhamdulillah akhirnya pada  tanggal 5 November 2019 sekira jam 09.00 wib membuat temu janji dengan pemiliknya di Polsek Duduk sampeyan Polres Gresik. Saat bertemu dengan pemiliknya sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Aipda Ariyanto karena telah memberikan contoh yang sangat baik kepada masyarakat atas kejujurannya.

Sebelum mengembalikan uang tersebut, Aipda Ariyanto meminta pemiliknya untuk melakukan check terlebih dahulu dan disaksikan Oleh Kapolsek Duduk Sampeyan AKP I Made Jatinegara SH. Kemudian Pemilik chek isi Amplop masih rapi dan uang msh utuh. Semoga kita semua bisa menjadi orang yang jujur seperti Aipda Ariyanto tetap mengayomi dan membantu masyarakat.(Umar)



Ambruknya SDN Gentong di Duga Penyangga Bangunan Tidak Kuat




Surabaya,harianmerdekapost.com-pada tgl 5 Nopember 2019 pukul 08.30 telah terjadi ambruknya atap 4 ruang kelas SD Gentong I (VA,VB,IIA,IIB) Kel.Gentong  Kec.Gadingrejo yang diduga atap penahan dari gawalum tidak kuat menahan beban.



A. Kronologi Kejadian.

1. Pada pukul 07.00 siswa kelas II A dan II B melaksanakan aktifitas belajar mengajar sedangkan kelas V A dan VB melaksanan aktifitas olah raga (sebagain siswa kelas V tidak ikut aktifitas olah raga)

2. Pada pukul 08.30 tiba tiba terjadi ambruknya atap 4 ruang kelas IIA,IIB,VA dan VB sehingga mengenai siswa dan guru pengajar yang sedang melakaksankan aktifitas belajar mengajar.

3. Pada pukul 09.00 Korban dievakuasi ke RSU Suedarsono Kel.Purutrejo Kec. Purworejo dan Rumah sakit Medika Kel.Karangketug Kec.Gadingrejo Kota Pasuruan.

4. Korban akibat ambruknya atap 4 ruang kelas (Kelas 2 dan kelas 5) SDN Gentong I sbb :

Korban Luka2 :
1. Zidan, umur  8 tahun alamat Gentong
2. Wildalmul, umur 11 tahun alamat gentong
3. Abdul muktim,  umur  11 tahun alamat Gentong
4. Hilda Salsa, Umur 11 tahun alamat Gentong
5. Alisah , umur 7 tahun alamat Gentong
6. Kina, umur 8 tahun alamat Wirogunan
7. Zahra salsabilla, umur 9 tahun alamat Gentong
8. Akbar, umur 8 tahun alamat Gentong
9. Siti Rohmania, umur 8 tahun alamat Gentong
10. Aisyah, umur 8 tahun alamat Karya Bakti
11. Ahmad Gerhana, umur 8 tahun alamat Gentong

Korban Meninggal :

1. Irza Almira, umur 8 tahun alamat gentong ( meninggal dunia) posisi di RS. Dr. Soedarsono (Purut) 
pada saat kejadian di Kelas IIB.
2. SEVINA ARSY WIJAYA, 19 Th, Pengajar, Alamat Kel.Mandaranrejo Kec. Panggungrejo Kota Pasuruan (meninggal dunia)
Pada saat kejadian berada di kelas V A

5. Pada pukul 10.00 Pihak Polres Pasuruan Kota melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti material bangunan, selanjutnya kasus ditangani Polres Pasuruan Kota.(umar)





PEMPROV JATIM BUTUH 1.333 GURU SMA





Surabaya,harianmerdekapost.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bakal membutuhkan 1.333 Tenaga Guru SMA, dari jumlah penerimaan lowongan  CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dari jumlah penerimaan total 1.817 orang. 

‘’Memang benar  Provinsi Jawa Timur akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 1.817 orang, pada penerimaan bulan November tahun  ini,’’ujar Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah), Anom Surahno, Selasa (6/11).


Untuk tenaga  pendidik atau guru yang dibutuhkan, hampir merata disetiap mata pelajaran.Tiap Kabupaten dan  Kota untuk tingkat SMA di Jawa Timur. 

 “Kebutuhan guru itu tersebar di semua Kabupaten dan Kota, Provinsi hanya mengampu guru guru SMA se Jawa Timur. Misal ada guru bahasa, matemetika dan macam-macam" ungkapnya seraya menambahkan setelah kebutuhan guru berikutnya,  kedua kebutuhan tenaga kesehatan, dan yang ketiga tenaga teknis  paling sedikit.


Untuk proses  perekrutan akan dimulai sejak tanggal 11 November 2019. Pada tanggal ini  merupakan pengumuman formasi yang dibutuhkan, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).Berikutnya  masyarakat baru menentukan formasi itu, daftar lewat online.



Dikatakan Anom, tidak ada janji macama-macam dari siapapun juga, semua dilakukan secara mandiri lewat online. Sehingga masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan tindakan percaya terhadap kelompok tertentu atau orang yang menjanjikan akan membantu.’’ semuanya dilakukan secara mandiri," tegasnya. 


Anom mengajak kepada masyarakat agar calon pendaftar CPNS  tidak percaya dengan janji orang lain yang menawarkan kemudahan lolos tanpa tes, namun harus membayar sejumlah uang.(umar)






Senin, 04 November 2019

Kunjungan Pertama di Jatim, Menpora Bahas Kemungkinan Moto GP Mandalika Pindah ke Jawa Timur





Surabaya,harianmerdekapost.com Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali menyampaikan beberapa agenda kegiatan olahraga skala Internasional dalam kesempatan pengarahan atlet Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Minggu (3/10) sore, yang juga dihadiri oleh Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur sebagai tuan rumah acara.

Dalam kesempatan tersebut, Zainudin Amali Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyatakan tentang MotoGP 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menpora di Kabinet Indonesia Maju itu mengatakan, belum ada kejelasan apakah MotoGP 2021 memang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. "Sampai sekarang belum jelas. Mandalika selama ini ngaku-ngaku aja, itu," ujarnya.

Mantan Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Jawa Timur itu pun mengatakan, kalau memang Mandalika belum siap, dan Jawa Timur sudah lebih siap, kejuaraan dunia balap motor itu bisa saja pindah ke Jawa Timur. "Begitu, ya, Bu Gubernur? Jawa Timur bisa, ya?" Tanyanya.

Namun, kepada wartawan usai acara pengarahan kepada para atlet itu, Zainudin Amali justru mengaku mendengar rencana pindah lokasi Moto GP 2021 ini dari Khofifah Gubernur Jatim.

"Iya, tadi Bu Gubernur, kok, sepertinya akan pindah, ya. Tetapi saya belum berani menyatakan seperti itu," ujarnya. "Karena Mandalika juga harus mempersiapkan diri. Tapi, sementara sih diputuskan Mandalika."

Soal apakah Menpora sudah memiliki catatan khusus sehingga menyatakan ada kemungkinan Moto GP pindah ke Jawa Timur, Zainudin Amali mengaku belum ke lokasi sirkuit Mandalika.

"Saya belum ke sana, saya belum berani berkomentar soal Mandalika. Saya belum berani menyatakan ada pilihan lain. Kita tetap berpikiran Mandalika, tetapi kalau Jawa Timur bisa lebih siap, gitu, bisa juga," ujarnya.

Mengenai lokasi di Jawa Timur yang berpotensi menjadi pengganti Mandalika sebagai lokasi Moto GP 2021, Menpora pun menjawab dengan singkat, "Enggak tahu, saya."

Pernyataan Zainudin tentang Moto GP Mandalika itu dia sampaikan ketika menceritakan terpilihnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dia ceritakan, bagaimana Joko Widodo Presiden sendiri yang menemui Gianni Infantino Presiden FIFA, supaya Indonesia jadi tuan rumah.

Terpilihnya Indonesia jadi tuan rumah, menurutnya adalah pencapaian yang luar biasa. "Kalau dipikir pakai logika biasa, ini sesuatu yang tidak akan mungkin terjadi," katanya.

Sirkuit Mandalika sekarang memang masih proses pembangunan. Indonesia Tourism Development Corporation atau PT Pembangunan Pariwisata Indonesia, adalah BUMN yang sedang membangun sirkuit itu.

Sekarang, proses pembangunan sirkuit di kawasan ekonomi khusus itu baru 10 persen. Pada 2020 mendatang pengaspalan sirkuit itu diperkirakan tuntas dan akan dilakukan uji coba. Tidak hanya itu, ITDC mengklaim, akan ada penjualan awal (presale) tiket MotoGP 2021 dalam waktu dekat ini.(umar)