Kamis, 19 September 2019

"EMANUEL BRIA, SOSOK MUMPUNI BERHAK MAJU UNTUK MALAKA




Malaka - HarianMerdekaPost.com 
Suasana DPC Partai PDI-Perjuangan Kab.Malaka diramaikan Oleh ratusan manusia beriring datang mengantarkan setiap Figur Ayam Jantan Pribumi jagoan mereka yang siap mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati maupun Wakil Bupati Malaka Periode 2020-2025. Kamis, (9/9/2019)

Terpantau Emanuel Bria orang kedua salah satu Ayam Jago Malaka yang hadir ke DPC Partai PDI-Perjuangan untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Malaka, “seusai melakukan prosedur pendaftaran secara sah Eman di nyatakan lolos verifikasi berkas untuk syarat menuju penyaringan ke pusat” ungkap Ketua DPC PDI-Perjuangan Malaka Hermin Devi Ndolu, SH

Ketika diwawancara awak Media Eman menegaskan bahwa dirinya sangat termotivasi untuk maju jadi Bakal Calon Bupati karena ingin melakukan perubahan “Pemberdayaan Ekonomi Rakyat sebab yang selama ini saya perhatikan perekonomian Rakyat masih bergantung pada Pemerintah atau Negara, jadi membangun Sektor Ekonomi Mandiri baik melalui usaha-usaha kecil sehingga tercipta lapangan pekerjaan yang baru, sehingga factor ini kita dorong pada anak-anak muda Malaka yang setelah tamat SMA atau Kuliah bisa mendapatkan harapan untuk tetap berkarya di Malaka” tandas Eman.

Menurut Eman Daerah Otonomi Baru seperti Malaka sangat membutuhkan sistem praktek Politik Birokrasi terbuka sehingga anak-anak Malaka yang memiliki kapasitas punya hak yang sama untuk diberi ruang akses bekerja dalam wilayah kinerja birokrasi yang professional karena itu akan menjadi tulang punggung penggerak pemerintahan Malaka kedepan. Tukas Eman

Menjawab pertanyaan mengenai pesatnya jumlah Tenaga Kerja Indonesia asal Malaka Emanuel menyatakan “semua orang berhak kerja dimanapun, tidak hanya di Indonesia namun seluruh Dunia misalkan saya yang bekerja di Jakarta yang lain di Bali, namun penting bagi saya untuk memperhatikan lapangan pekerjaan di Malaka, karena kita melihat Mayoritas Masyarakat Malaka bergerak di sektor Ekonomi. Tapi masih bersifat Subsystem lebih banyak mendukung keperluan Rumah Tangga, Potensi Tanah Malaka yang sejak dulu sangat baik untuk Pertanian, namun hubungan system supply chance produksi dan pemasaran harus dibenahi sehingga tercipta chanel untuk menghubungkan dua hal ini, sehingga produksi yang dilakukan petani mendapat harga jual yang sepatutnya” Tegas Eman

Menyinggung soal Program RPM yang dicanangkan Oleh kaum Petahana, Eman menjelaskan “Secara umum kita mendukung Idenya tetapi dalam pelaksanaannya kita lihat Petahana lebih focus ke supplynya penyediaan bibit,traktor dsb tapi bagaimana dengan dimensidenya permintaan pasar jadi bagaimana membenahi siklus ini agar tidak berhenti setelah Produksi mau dipasarkan kemana, begitu juga dari segi kualitas bibit dsb. yang pasti sekarang kita sedang dalam tahap membangun komunikasi dengan semua Partai seperti PKB,NASDEM dan salah satunya melalui Pintu PDI-Perjuangan seperti hari ini saya mendaftar dan jika secara definitive saya terpilih, maka tentunya saya akan memperbaiki yang tidak baik, melanjutkan yang sudah baik dari Pemerintah sebelumnya”Imbuh Eman.

Mengakhiri sesi wawancara dengan Tim Media Eman menandaskan bahwa system Birokrasi terbuka profesional dalam Bahasa sederhana The Right Man on The Right Job dengan mekanisme Meritokrasi siapapun yang punya kemampuan di bidang tertentu berhak bekerja. 
Saya tidak mau mengkritik terlalu tajam, namun tidak dapat di pungkiri dalam Realita Politik balas jasah dan balas dendam di Malaka terjadi. Berharap kedepan kita bisa memperbaiki system ini agar semua Masyarakat bisa merasakan bahwa Malaka milik mereka, tentunya terlepas dari semua program perubahan kita juga akan mengikuti atau menyesuaikan Program Pemerintah Pusat JOKOWI 5 Tahun kedepan yakni membangun SDM yang Unggul tapi focus kita akan lebih pada pengembangan ketrampilan misalkan professional training atau pelatihan untuk membangun skill atau keahlian di sector-sektor yang memang jadi potensi baik di sector pertanian,perikanan, kelautan, pariwisata dan Industri Kreatif sehingga Pelatihan pendidikan dan pendampingan pada anak-anak muda langsung nyambung dengan kebutuhan lapangan di Malaka.

Berbicara Idealisme Politik yang didorong oleh PDI-Perjuangan soal system keterbukaan, menurut Eman bisa juga melihat pada tindakan sosok Ahok dengan system manajemen keuangan daerah yang transparan, system perekrutan dsb yang lebih kompetitif sehingga harapan pada orang-orang yang bekerja di Birokrasi adalah mereka yang memang mumpuni untuk siap melayani masyarakat secara professional. Harapan terakhir agar semua elemen Masyarakat Malaka, KPU dan Bawaslu mendampingi proses PILKADA ini sehingga berjalan aman, jujur, adil dan bermanfaat, tutup Emanuel Biar. (Jurnalis/NL dan Anna Maria Koy)

AMPK dari dusun bendil desa kepatihan menuntut kembaliikan tanah waduk itu tanah fasum


GRESIK, Harianmerdekapost.com- Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kampung (AMPK) dari Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur Menggelar aksi Demonstrasi di depan Kantor Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik. Rabu, 18/9/2019.

Massa aksi membentangkan beberapa poster berisi harapan dan tuntutan. Mereka melakukan orasi secara bergantian sebelum kemudian perwakilan massa melakaukan audensi dengan pihak terkait.

Pantauan Harianmerdekapost.com dilapangan aksi berjalan lancar, aman dan tertib, sejumlah aparat keamanan dari Polres Gresik tampak berjaga-jaga demi kondusifitas jalannya aksi.

Kedatangan sejumlah massa tersebut bertujuan untuk mengadukan nasib tanah Fasilitas Umum (Fasum) yang dijadikan tanah kavling oleh pengusaha property dari Surabaya.

Padahal sebelumnya tanah Fasum tersebut merupakan sumber kehidupan warga Bendil sebagai waduk untuk menampung air dan untuk mencegah terjadinya banjir di Desa tersebut.

Korlap aksi, Taufik MD meminta agar pemerintah segera mengembalikan  tanah Fasum tersebut kepada masyarakat.

"Kembalikan tanah Fasum pada kami, ini merupakan kepentingan umum, Ini bukan kepentingan personal atau internal, tapi persoalan masyarakat yang sangat rentan dengan bencana banjir,” terang presiden LBH FAAM tersebut.

Yang terpenting lagi, lanjut Taufik, waduk tersebut disebutkan merupakan tanah negara. Maka, harus dikembalikan kepada Negara demi kepentingan masyarakat umum.

“Pengelolaan secara perorangan waduk, tidak ada persetujuan sebelumnya dari warga. Maka dari itu kami datang ke sini dan menggelar demonstrasi, agar pemerintah mendengar suara kami” Teriak Mantan Aktivis GMNI ini mengepalkan tangan.

Kepala BPN Gresik Asep Heri yang menemui massa mengatakan, pihaknya akan mempelajari berkas yang sampaikan oleh warga Bendil.

Pihaknya menyatakan bahwa akan mengambil sikap dan tindakan kongkrit terkait keputusan tanpa memihak siapapun.

“Kami akan mempelajari dokumen yang saudara-saudara sampaikan. Kami berjanji akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, tanpa memihak siapapun, melainkan BPN sebagai lembaga negara akan berpegang teguh pada data dan fakta yang ada,” kata Asep diikuti teriakan "Merdeka" para pendemo.

Asep menambahkan, pihaknya akan segera melakukan silaturahmi dengan kedua belah pihak guna membicarakan permasalahan sengketa lahan Fasum tersebut.

Hal itu dilakukan agar tidak ada yang merasa dirugikan dengan adanya sengketa lahan yang dijadikan warga sebagai waduk.

“Kami bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Dan tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar silaturahmi lanjutan sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan terganggu. Saya sebagai Kepala BPN akan hadir kepada semua pihak tanpa melihat kekiri atau kekanan, melainkan sesuai data dan fakta yang ada,”  Tegasnya.

Jurnalis :........./sid

Lapak Baca Buku Gratis! Anywhere, Menjadi Pelopor Meningkatkan Literasi Tentang Dunia


MALANG, Harianmerdekapost.com-
Lapak Baca Buku Gratis (LUBACA) Anywhere, merupakan komunitas yang memiliki inisiatif untuk meningkatkan minat baca dan supaya budaya membaca buku di aktifkan kembali.


Lubaca! Anywhere sendiri merupakan singkatan dari lapak buku bacaan. Dimana kata “Anywhere” di tambahkan
dengan tujuan agar di manapun bisa memberikan waktu luang untuk membaca buku, walaupun hanya sebentar, langkah inovasi ini supaya bisa memberikan pradaban demi meningkatkan minat baca dan menjadi sebuah kebutuhan primer untuk menambah sebuah literasi tentang dunia, karena di nilai membaca buku seharusnya di tumbuhkan dan menjadi budaya. Juma't, (20/09/2019).

Ada beberapa motivasi yang di berikan oleh Lubaca! Anywhere supaya minat baca benar-benar menjadi sebuah hal yang harus di tumbuhkan:

“Buku adalah jendela dunia”
Buku adalah jendela dunia. Dengan kegiatan membaca buku sebagai bentuk cara membuka wawasan, agar kita bisa mengetahui lebih tentang dunia yang belum kita tahu sebelumnya. Kegiatan tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja, semua kalangan tanpa memandang usia ataupun latar belakang pendidikan.

“Mengapa harus buku?”
Karena Indonesia mengalami krisis literasi. Yang dimana literasi adalah kemampuan untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, membuat, berkomunikasi, dan menghitung, menggunakan bahan cetak dan tertulis yang terkait dengan berbagai konteks. Secara sederhana literasi dasar dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memahami serta menggunakan bentuk bahasa tertulis.

Menurut statiskit UNESCO pada 2012 menunjukan bahwa minat baca di Indonesia sekitar 0,001% artinya dalam setiap 1000 orang, hanya 1 orang yang memiliki minat baca, krisis literasi yang mendera Indonesia ini menyebabkan kualitas pendidikan kurang/belum sesuai harapan.

“Ada apa dengan perpustakaan? Hingga kegiatan ini dianggap perlu.”
Perpustakaan masih ada, buku-buku masih terawat tapi minat pembacanya yang tidak ada. Hanya disusun rapi menunggu pembacanya datang tapi entah kapan?. 

Dari sudut pandang Lubaca beraanggapan “Jika kami tidak bisa membawa kalian ke perpustakaan. Bagaimana kalau kami bawakan perpustakaan itu untuk kalian”,jelasnya. 

TERIMAKASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA. SALAM HANGAT, SALAM LITERASI DARI KAMI “LUBACA! ANYWHERE”.

"Roy Tei Seran, Kader Partai PDI Perjuangan Resmi Daftar Balon Wakil Bupati Malaka."



Malaka - HarianMerdekaPost.com

Roy Tei Seran (RTS) hari ini berhasil mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Malaka Periode 2020-2024 di Kantor DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Malaka, Wemalae, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Selasa (19/9/2019)

Sebelum ke tempat pendaftaran Roy bersama keluarga besar "Tei Seran" dan para fukun dari 12 kecamatan melakukan sumpah untuk memantapkan dukungan nyata terhadap Roy maju sebagai bakal calon bupati (Wacabup) Malaka.

Sesuai pantauan media harianmerdekapost.com, Roy
diringi dengan tarian likurai menuju Kantor DPC Partai PDI Perjuangan Malaka.

Masa pedukung Roy Tei Seran, yang tampak antusias terhadap figur muda itu berjalan dan sambil memekik kata "Merdeka, merdeka, merdeka, merdeka!!" Berkali-kali hingga tiba di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan. 

Panitia pendaftaran menerima Roy dan seluruh pendukungnya baik dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda maupun masyarkakat malaka secara umum yang ikut berpartisipasi.

Sekretaris Panitia Paskalis Wendy Nahak mengucapkan selamat datang kepada Roy Tei Seran bersama pendukungnya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka.

Berkas di serahkan ke panitia pendaftaran bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati DPC PDI Perjuangan. Semua berkas ketika di periksa oleh Panitia memenuhi syarat.

"Cinta mengalahkan segala sesuatu demikian pepatah bahasa dari sebagian besar masyarakat eropa yang juga hidup dan lahir dalam diri dan sanubari kita semua," tutur Roy Tei Seran saat memberi sambutan pembukaannya di DPC Partai Demokrasi (PDI) Perjuangan Malaka.

Lanjut Roy "Karena Cinta kita hidup dan berada di dia karena cinta yang mempertemukan bapa, mama, kakak, adik dan pengurus Partai di tempat ini bersama dengan saya"

Dengan rendah hati, tulus dan berani mengantarkan saya ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan. Tuturnya

Saya maju sebagai kader Partai PDI Perjuangan Malaka, bukan kader non Partai.

Hal senada disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Devi Hermin Ndolu bahasanya "Roy Tei Seran, kader muda Partai wong cilik yang berlandaskan Ideologi Marhaenisme itu yang sekarang menjabat sebagai Ketua Bidang Kehormatan Partai PDI Perjuangan Malaka."

“Terkait dengan proses penjaringan. Kami tidak punya wewenang untuk melakukan penyaringan, segala pemberkasan kita kirimkan ke DPD PDIP NTT,”  Jelasnya

Sedangkan peyaringan dan penetapan akan diproses oleh pengurus partai pusat. Yakni DPP Partai PDI Perjuangan di Jakarta. 

“Kalau rekomendasi nanti diberikan kepada Roy untuk mendampingi Dr. Simon Nahak, kami tidak tahu atau nantinya Roy ditetapkan untuk mendampingi dr. Stefanus Bria Seran "iya" kami tidak tahu." Tutup Devi. (Jurnalis/NL)

Inilah Sosok Pembawa Perubahan, Pemimpin Baru, Harapan Baru, Karang Anyar Maju.


SAMPANG, Harianmerdekapost.com- Rahbini, S.Pd. Pemuda yang sudah lama di gadang-gadang sebagai salah satu kandidat dalam bursa pencalonan kepala Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, hari ini mendatangi Sektretariat pendaftaran Calon Kepala Desa setempat. Kamis, 19/9/2019.

Rahbini datang didampingi oleh kuasa hukumnya serta membawa berkas-berkas persyaratan administratif untuk mendaftarkan diri mengikuti kontestasi politik dalam pemilihan kepala desa pada bulan November mendatang.

Bahkan bukan hanya menjadi rumor belaka hari ini Rahbini membuktikan bahwa dirinya sangat layak ikut serta untuk memberikan kontribusi lebih terhadap masyarakat.

Dengan mempunyai Visi, Misi yang sangat menjanjikan dan visioner iapun sangat optimis bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi desanya.

Diantaranya: Posko Keamanan yang akan di tempatkan  disetiap dusun, dilengkapi Televis dan WiFi yangbaktif 24 Jam secara gratis. Supaya setiap waktu bisa terkontrol. Bantuan kesejahteraan untuk Guru ngaji, memberikan anggaran perawatan tempat ibadah seperti masjid dan musolla, pengembangan sektor ekonomi, meningkatkan sarana olah raga bagi pemuda dan Mobil layanan masyarakat dan santri, Pihaknya juga akan berkoodinasi dengan Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pemuda,  Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Ketapang dan pihak terkait guna optimalisasi Patrol keamanan. 

Dengan penuh optimis, visi misi akan memberikan perubahan baru dan menggali potensi dari berbagai sektor yang ada di desa Karang Anyar serta memprioritaskan kedamaian dan keamanan masyarakat setempat. 

Berbekal pengalamannya sebagai aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), jiwa muda yang penuh semangat, dan hasil belajarnya di bangku kuliah tentu menjdi modal tersendiri bagi alumnus perguruan tinggi ternama di jawa timur ini, untuk menciptakan terobosan baru didesanya.

Kedatangan rahbini ke sekretariat pendaftaran disambut baik oleh jajaran panitia.

Mawardi salah seorang panitia berharap, dalam regulasi pesta demokrasi mendatang  bisa berjalan dengan kondusif guyub, rukun dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan musyawarah.

" Dalam pemilihan kepala Desa nanti mari kita utamakan guyub dan rukun, agar situasi pesta demokrasi berjalan dengan sangat kondusif, kita utamakan musyawarah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan." Harapnya.

Jurnalis : Jho